Pixel Code jatimnow.com

Daop 9 Jember Siapkan 8 Gerbong Angkut Peserta Tajemtra 2026, Ini Harapan Bupati

Editor : Bramanta   Reporter : Sugianto
Foto: Bupati Jember Muhammad Fawait saat melepas peserta Tajemtra 2026 (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Foto: Bupati Jember Muhammad Fawait saat melepas peserta Tajemtra 2026 (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 350 peserta Gerak Jalan Tanggul - Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 diangkut oleh 8 gerbong yang disediakan pihak PT KAI Daop 9 Jember. Pengoperasian Kereta Luar Biasa (KLB) ini menjadi bentuk dukungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terhadap kelancaran mobilitas peserta sekaligus mendorong pemanfaatan transportasi publik dalam kegiatan masyarakat.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan sejumlah peserta diangkut menggunakan kereta api ini dari Stasiun Jember menuju Stasiun Tanggul. KLB Tajemtra dijadwalkan tiba di Stasiun Tanggul pada pukul 10.45 WIB. Rangkaian yang digunakan terdiri dari 8 kereta kelas eksekutif SS, dengan kapasitas keseluruhan sebanyak 350 tempat duduk yang seluruhnya terisi oleh peserta.

"Banyak ASN, Non ASN, pegawai lembaga vertikal, BUMN, BUMD, TNI, Polri yang mengikuti gerak jalan Tajemtra 2026. Mudah-mudahan dan kali ini secara simbolis melepas rombongan yang berangkat dengan fasilitas PT KAI Daop 9 Jember," ujarnya, Sabtu (5/9/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini berharap kerjasama dengan PT KAI yang sudah berlangsung sejak dulu ini bisa terus ditingkatkan.

"Bukan cuma urusan Tajemtra, tapi bisa dengan urusan lain untuk memajukan Kabupaten Jember. Sehingga mengurai kemiskinan di Indonesia, lewat kemajuan transportasi. Ini bentuk sumbangsih dari KAI kepada negara, dari pemkab dan semua pihak yang mensukseskan Tajemtra," tuturnya.

Sementara itu, Deputi KAI Daop 9 Jember, Dwi Sulistiyono, mengatakan bahwa pengoperasian KLB Tajemtra merupakan wujud kolaborasi antara KAI dan Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung kegiatan masyarakat.

“KAI Daop 9 Jember menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan Tajemtra. Melalui pengoperasian KLB ini, kami ingin memberikan dukungan terhadap kelancaran mobilitas peserta dengan menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tertib, dan sesuai dengan standar operasional kereta api,” terangnya.

Baca juga:
HIMA Jember Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Doa Bersama Untuk Negeri

Menurut Dwi, penggunaan kereta api dalam kegiatan Tajemtra juga menunjukkan bahwa transportasi publik dapat menjadi bagian dari berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan olahraga dan kegiatan daerah berskala besar.

“Kami melihat penggunaan kereta api untuk kegiatan seperti Tajemtra sebagai langkah positif dalam membangun kebiasaan masyarakat menggunakan transportasi publik. Selain mampu mengangkut penumpang dalam jumlah besar secara lebih teratur, transportasi publik juga menjadi pilihan mobilitas yang lebih efisien dan berkelanjutan,” lanjutnya.

KAI Daop 9 Jember memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan menjadi prioritas dalam pengoperasian KLB Tajemtra. Kesiapan petugas, sarana, pelayanan di stasiun, serta pengaturan perjalanan dilakukan secara terkoordinasi agar perjalanan peserta dapat berlangsung dengan lancar hingga tiba di Stasiun Tanggul.

Baca juga:
Pecahkan Rekor, Gerak Jalan Tajemtra 2026 Diikuti 26 Ribu Peserta

Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa kereta api dapat menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai kegiatan di daerah. KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam menghadirkan layanan transportasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung mobilitas yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.