jatimnow.com - Fenomena mahasiswa yang merintis usaha sebelum lulus kuliah makin marak di kota-kota besar. Namun, cerita keberanian memanfaatkan skema pembayaran digital demi modal awal bisnis masih terbilang langka.
Hal itu dibuktikan oleh Vivi Ambarwati, wisudawan S1 Akuntansi Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya. Berbekal fasilitas paylater, ia membuktikan bahwa keterbatasan modal awal bukan halangan untuk membangun unit usaha yang kini beromzet stabil dan mempekerjakan empat karyawan.
Perjalanan bisnis perintis toko persewaan dan penjualan alat luar ruang Vanis Outdoor ini berawal dari keberanian mengambil risiko pada 2023.
Setelah sempat menjadi pekerja lepas sejak 2019, Vivi memanfaatkan fitur paylater untuk membeli deretan aset pertama bisnisnya, mulai dari tenda hingga tas kerir.
"Langkah awal modalnya nekat pakai paylater untuk beli perlengkapan outdoor. Dari situ pelan-pelan saya susun operasionalnya," ujar Vivi.
Perjalanan tersebut tidak langsung berbuah manis. Ia sempat menghentikan seluruh operasional usahanya selama setahun akibat kendala pengelolaan.
Baca juga:
Gandeng Telkom University, Unitomo Garap Peta Digital Carangwulung Jombang
Momentum kebangkitan justru lahir saat ia mengamati pertumbuhan pelaku usaha sejenis dan memutuskan merombak total strategi pemasaran.
Memasuki 2026, Vanis Outdoor memanen hasil transformasi digitalnya. Vivi memanfaatkan platform TikTok dan Instagram secara intensif untuk menjangkau pasar anak muda, serta mengoptimalkan Google Maps untuk mengarahkan pelanggan langsung ke gerai fisiknya di Surabaya.
Keberhasilan ini didorong oleh integrasi ilmu akuntansi dan pemahaman perpajakan yang ia timba di bangku kuliah. Latar belakang akademik membantunya merapikan pencatatan keuangan, mengalkulasi risiko, hingga menjaga kepatuhan usaha.
Baca juga:
Unitomo Wisuda 1.059 Lulusan, 87 Persen Dapat Kerja Kurang dari 3 Bulan
Kini, bisnis yang dirintis dari nol tersebut berhasil menjelma menjadi entitas usaha mandiri dengan gerai fisik serta kontribusi nyata dalam pembukaan lapangan kerja lokal.
Pengalaman Vivi menjadi potret baru generasi muda yang tidak lagi berorientasi mencari kerja setelah lulus, melainkan lihai memanfaatkan teknologi digital dan peluang finansial untuk menciptakan lapangan kerja baru.