jatimnow.com - Turnamen Bahlil Mini Soccer 2026 resmi bergulir di Zona 2 Madiun Raya melalui sebuah seremoni pembukaan meriah di Gontor Mini Soccer, Kabupaten Ponorogo.
Acara kick off ditandai dengan laga persahabatan Golkar vs PKB Ponorogo, yang berlangsung penuh semangat dan berakhir dengan skor tipis 3-2 untuk Golkar.
Meski hasil pertandingan menjadi sorotan, momen ini lebih dipandang sebagai simbol komunikasi dan soliditas antarpartai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran di Jawa Timur.
Seremonial pembukaan turut dihadiri jajaran pejabat daerah, antara lain Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, serta unsur Forkopimda Ponorogo.
Kehadiran mereka menambah bobot acara sebagai ajang resmi yang tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga kebersamaan lintas elemen masyarakat.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, dalam sambutannya menegaskan bahwa turnamen ini menjadi wadah generasi muda untuk menyalurkan minat sekaligus membangun pola hidup sehat.
"Lewat turnamen ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.
Sementara Ketua Panitia Arif Fathoni menambahkan, agenda ini merupakan perhatian khusus dari Golkar pada olahraga mini soccer.
"Mudah-mudahan dalam turnamen Bahlil Mini Soccer yang akan datang dapat lebih banyak terwadahi dan bisa meraih juara," ujarnya.
Zona 2 Madiun Raya diikuti 16 tim SMA sederajat dari enam daerah. Diantaranya Pacitan, Ngawi, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Ponorogo, dan Magetan. Antusiasme peserta begitu tinggi hingga panitia harus menolak sejumlah pendaftar karena kuota penuh.
Turnamen Bahlil Mini Soccer 2026 sendiri digelar di 11 zona Jawa Timur dengan total 176 tim U-17. Babak final akan berlangsung di Surabaya pada 18-19 Oktober 2026, memperebutkan Piala Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dengan total hadiah Rp 188,5 juta.
Berikut jadwal babak penyisihan Bahlil Mini Soccer 2026:
Baca juga:
Golkar Tundukkan PKB 3-2 di Laga Pembuka Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya
31 Agustus-1 September: Zona 1 Malang, meliputi Kabupaten/Kota Malang dan Kota Batu.
3-4 September: Zona 2 Madiun, meliputi Kabupaten/Kota Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan.
7-8 September: Zona 3 Tulungagung, meliputi Trenggalek, Tulungagung, serta Kabupaten/Kota Blitar.
10-11 September: Zona 4 Kediri, meliputi Kabupaten/Kota Kediri dan Nganjuk.
14-15 September: Zona 5 Bojonegoro, meliputi Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
17-18 September: Zona 6 Mojokerto, meliputi Kabupaten/Kota Mojokerto dan Jombang.
Baca juga:
Bahlil Lantik 37 Pengurus DPD Golkar se-Jatim, Ini Pesannya
21-22 September: Zona 7 Surabaya, meliputi Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.
24-25 September: Zona 8 Madura, meliputi Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.
28-29 September: Zona 9 Probolinggo, meliputi Kabupaten/Kota Probolinggo dan Kabupaten/Kota Pasuruan.
1-2 Oktober: Zona 10 Jember, meliputi Jember, Bondowoso, dan Lumajang.
5-6 Oktober: Zona 11 Banyuwangi, meliputi Banyuwangi dan Situbondo.