jatimnow.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa esensi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan dan pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menyatakan bahwa keberadaan MBG terbukti mampu menyerap langsung hasil panen dari para petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Jember.
"MBG bukan hanya pemenuhan gizi semata, melainkan bagi kami di daerah, MBG adalah program yang dapat mendorong ekonomi daerah. Program ini juga memastikan, produk-produk dari petani harganya bisa layak dan diserap oleh MBG," ungkap Gus Fawait, Selasa (9/6/2026).
Dampak positif dari program ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para petani dan buruh tani. Salah satu bukti nyatanya terlihat di sentra jeruk kawasan Jember Barat. Sejak adanya program MBG, komoditas asli Jember tersebut mengalami kenaikan permintaan yang membuat harga jualnya melonjak stabil hingga menyentuh Rp15.000 per kilogram.
Kenaikan harga yang stabil ini dinilai menciptakan multiplier effect (efek berganda) yang sangat besar dalam mendongkrak kesejahteraan warga perdesaan. Terlebih lagi, program MBG dinilai sukses menjadi instrumen nyata pemerataan anggaran nasional karena mengalihkan perputaran dana APBN dari pusat agar langsung menetes ke daerah.
Baca juga:
Laba Bank Mandiri Tembus Rp56,3 Triliun, Kredit UMKM Jadi Penopang
Di Kabupaten Jember sendiri, potensi kehadiran sekitar 400 dapur Satuan Pelayanan Percepatan Pangan Bergizi (SPPPG) diproyeksikan mampu menggerakkan perputaran ekonomi secara masif hingga mencapai Rp4,6 triliun.
Meski diakui masih memerlukan beberapa penyempurnaan implementasi di lapangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyatakan kesiapan penuhnya untuk terus mengawal dan menyukseskan program ini.
Selain memperkuat ketahanan ekonomi, program ini merupakan langkah pasti dalam menjamin keterpenuhan nutrisi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Terkait hal ini, Gus Fawait juga menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca juga:
Anggaran BGN Turun, SPPG Tempurejo Kediri Kembali Layani Sekolah hingga Posyandu
"Pemkab Jember siap bersinergi dengan BGN di bawah kepemimpinan Ibu Nani, untuk memastikan program ini berjalan sesuai amanat Presiden dalam memenuhi gizi nasional dan mewujudkan pemerataan pembangunan," jelasnya.
Bupati Jember juga secara khusus menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Ketua BGN oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia meyakini sosok Ketua BGN memiliki integritas dan rekam jejak tepercaya untuk mengawal program kerakyatan ini.
URL : https://jatimnow.com/baca-85162-puji-program-mbg-bupati-jember-bukan-sekadar-pemenuhan-gizi