jatimnow.com - Universitas Surabaya (Ubaya) memulai pembangunan Ubaya Tower dan gedung baru Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur kampus. Proyek yang ditandai dengan groundbreaking pada Senin (27/7/2026) itu ditujukan untuk memusatkan layanan universitas di Kampus Ubaya Tenggilis sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan.
Peresmian pembangunan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Yayasan Universitas Surabaya, Darmo Handoyo, bersama jajaran yayasan dan pimpinan universitas di Kampus Ubaya Tenggilis.
Rektor Ubaya Benny Lianto mengatakan proyek tersebut menjadi salah satu pembangunan terbesar yang pernah dilakukan universitas. Ia optimistis proses konstruksi dapat berjalan sesuai rencana berkat dukungan yayasan, sivitas akademika, dan para mitra.
"Ini merupakan pembangunan yang sangat besar. Namun, mengingat semangat dari Yayasan Universitas Surabaya, jajaran pimpinan Ubaya, dan seluruh mitra yang selama ini telah bekerja sama dengan Ubaya, saya percaya proses pembangunan akan berjalan baik dan lancar. Mari kita doakan pembangunan ini bersama-sama," ujar Benny.
Ketua Yayasan Universitas Surabaya Darmo Handoyo menyebut pembangunan itu juga menjadi bentuk penghormatan terhadap almarhum Ketua Umum Yayasan Universitas Surabaya, Anton Prijatno, yang telah menggagas proyek tersebut sebelum wafat pada Juni 2026.
"Pembangunan ini adalah salah satu kerinduan terbesar Bapak Anton yang sudah dimulai sebelum beliau berpulang. Sekarang, kita harus mewujudkan pembangunan ini untuk mengenang jasanya," kata Darmo.
Baca juga:
Mahasiswa Ubaya Ciptakan Mangonut Bar, Snack Sehat dari Daun Mangga
Wakil Rektor IV Ubaya Djuwari menjelaskan kompleks bangunan seluas sekitar 20.000 meter persegi itu akan menjadi pusat berbagai layanan universitas yang selama ini masih tersebar di Kampus Tenggilis dan Kampus Ngagel.
Setelah pembangunan selesai, kantor rektorat, kantor pusat yayasan, serta sejumlah direktorat penunjang akan dipusatkan di Kampus Ubaya Tenggilis.
Selain Ubaya Tower, proyek tersebut juga mencakup pembangunan gedung baru delapan lantai untuk Fakultas Bisnis dan Ekonomika. Gedung lama FBE yang merupakan bangunan tertua di Kampus Tenggilis dinilai sudah memerlukan pembaruan agar mampu menunjang kenyamanan dan produktivitas mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan.
Baca juga:
Guru Besar Teknik Kimia Ubaya Masuk Jajaran Peneliti Elite Dunia
Pengembangan kawasan juga mencakup pembangunan auditorium empat lantai berkapasitas 1.500 orang. Fasilitas itu disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan wisuda, seminar, konferensi, maupun berbagai kegiatan akademik dan nonakademik berskala besar.
Menurut Djuwari, keseluruhan proyek ditargetkan selesai dalam waktu 20 bulan. Kehadiran gedung-gedung baru diharapkan memperkuat fungsi Kampus Ubaya Tenggilis sebagai kampus utama sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman belajar bagi sivitas akademika.
URL : https://jatimnow.com/baca-86259-ubaya-bangun-tower-dan-gedung-baru-fbe-integrasikan-layanan-kampus