jatimnow.com - Wajah baru kini memimpin cabang olahraga dirgantara di Kota Probolinggo. Melalui forum Musyawarah Kota (Muskot) periode 2026-2030, Zainul Fatoni secara resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Cabor Paramotor.
Mengemban amanah besar tersebut, ia membawa misi strategis untuk mentransformasi Kota Probolinggo sebagai pusat olahraga dirgantara di Jawa Timur, memanfaatkan potensi geografis yang dinilai memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan daerah lainnya.
Ketua KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, memberikan apresiasi tinggi atas capaian prestasi atlet paramotor yang berhasil menyumbangkan medali perunggu pada ajang PON 2024 lalu.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberlanjutan prestasi tersebut sangat bergantung pada keberhasilan regenerasi atlet.
"Mengingat minimnya jumlah atlet aktif, diperlukan langkah konkret dalam seleksi dan perekrutan atlet baru, mengingat tantangan fisik yang berat dalam olahraga ini," tegas Zulfikar.
Ia menambahkan, KONI akan memberikan dukungan penuh bagi keikutsertaan paramotor pada ajang Porprov 2027, dengan syarat minimal kepesertaan sebanyak 12 orang atlet.
Potensi besar Kota Probolinggo sebagai pusat pengembangan olahraga dirgantara turut ditegaskan oleh perwakilan Pengurus Provinsi Fasi Paramotor Jawa Timur, Agung Prihantoro.
Menurutnya, karakteristik wilayah Probolinggo menawarkan keunggulan medan yang sangat langka dan strategis.
Baca juga:
Kota Malang Mantapkan Diri Sebagai Destinasi Sport Tourism
"Kota Probolinggo memiliki medan latihan unik yang memungkinkan pilot melakukan eksibisi lintas laut menuju Pulau Gili, sebuah fasilitas yang jarang ditemukan di daerah lain di Indonesia," ujar Agung.
Ia berharap kepengurusan yang baru segera mengintensifkan pengkaderan usia dini agar prestasi paramotor dapat menyamai kesuksesan cabor paralayang di tingkat nasional.
Menanggapi tantangan tersebut, Zainul Fatoni menyatakan optimisme tinggi.
Ia telah merumuskan empat pilar strategis bagi masa depan paramotor, yaitu: pencapaian prestasi, peningkatan animo masyarakat, pengembangan sport tourism, serta sinergi pentahelix.
Baca juga:
Event Kepariwisataan Jadi Andalan Pemkot Batu Dongkrak Kunjungan Wisatawan
"Selama empat tahun ke depan, saya berharap setidaknya Kota Probolinggo menjadi barometer suksesnya paramotor di Jawa Timur," ujar Zainul dalam sambutannya.
Zainul menegaskan bahwa kepengurusannya akan diisi oleh figur-figur kompeten dari berbagai latar belakang, mulai dari atlet berprestasi, personel Pol Airud, hingga tokoh masyarakat.
Terkait tantangan administratif berupa pengajuan dana hibah, Zainul berkomitmen akan mengoptimalkan posisinya sebagai anggota dewan untuk memastikan kemajuan cabor ini.
"Semoga keterlibatan saya di sini sebagai ketua yang sekaligus kebetulan menjadi salah satu anggota dewan bisa berpengaruh terhadap kemajuan cabor ini," tutup Zainul.