Pixel Code jatimnow.com

Program Bantuan Pasang Baru Listrik Bergulir, Targetkan 44.500 Rumah Tangga

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Dadang Kurnia
Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) resmi diluncurkan. (Foto: PLN UID Jatim for jatimnow.com)
Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) resmi diluncurkan. (Foto: PLN UID Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus mengakselerasi pemerataan akses listrik bagi masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang secara resmi diluncurkan pelaksanaannya di Pendopo Graha Muda Madiun, Kamis (7/5/2026).

Melalui program ini, keluarga penerima manfaat tidak hanya sekadar mendapatkan meteran baru, melainkan sebuah paket lengkap. Meliputi pemasangan instalasi rumah (terdiri dari 3 titik lampu dan 1 kotak kontak), pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik, penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO), sambungan listrik berdaya 900 VA, serta token listrik perdana senilai Rp100.000.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian ESDM, Seruni Kabinet Merah Putih, dan PLN atas sinergi yang menghadirkan manfaat nyata bagi warganya. Ia menilai program ini merupakan anugerah besar bagi masyarakat kurang mampu.

“Bantuan ini menjadi anugerah besar bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup, pendidikan anak-anak, aktivitas keluarga, dan kesejahteraan masyarakat secara umum,” tutur Hari.

Ketua Bidang IV Seruni Kabinet Merah Putih, Sri Suparni Bahlil, menaruh harapan besar agar program ini membawa dampak keberlanjutan. Ia mengimbau masyarakat untuk mengubah pola hidup menjadi lebih produktif dengan hadirnya fasilitas baru ini.

Baca juga:
PLN UIT JBM Sosialisasikan Bijak Bermain Layang-Layang, Antipasi Gangguan Jaringan

“Gunakan energi secara bijak, hemat, dan produktif. Sehingga bantuan ini tidak hanya sekadar menjadi penerangan, tetapi benar-benar menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik dan peluang kesejahteraan yang lebih besar,” pesan Sri Suparni.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir memaparkan bahwa tren realisasi program BPBL di wilayah Jawa Timur terus menunjukkan grafik lonjakan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Tercatat, realisasi penerima manfaat pada tahun 2023 menyentuh 20.250 rumah tangga, kemudian naik menjadi 26.811 pada 2024, dan melesat tajam ke angka 40.910 rumah tangga pada tahun 2025 lalu.

Baca juga:
Atasi Gangguan Listrik Madura, PLN Susuri Jaringan SKTT di Jembatan Suramadu

"Pada tahun 2026 ini, program BPBL ditargetkan mampu menjangkau 44.500 rumah tangga di seluruh Jawa Timur. Khusus di Kabupaten Madiun, kami menyalurkan bantuan kepada 519 penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, Kecamatan Balerejo menjadi wilayah dengan penerima terbanyak, yakni mencapai 260 sasaran," jelas Ahmad.

Ia meyakini bahwa listrik adalah pembuka gerbang kesempatan. Lewat sinergi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan PLN, pemerataan akses energi diharapkan dapat segera terwujud demi mendongkrak denyut nadi ekonomi dan produktivitas masyarakat hingga ke pelosok desa.