jatimnow.com - Lobi Gedung F Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya mendadak berubah menjadi galeri seni yang sarat makna. Sejak Senin (02/02/2026), deretan bingkai foto berjajar rapi dalam pameran bertajuk RUPA "Ruang Pandang".
Pameran ini merupakan inisiatif dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Communication Photography Club (CIPHOC). Menariknya, pameran ini menjadi panggung utama bagi para anggota muda angkatan 2025 untuk menunjukkan taji mereka dalam menangkap realitas melalui lensa kamera.
Sebanyak 21 mahakarya dipajang, hasil kurasi dari lima pameris muda, yakni Kresna Tri Samudra, Abel Maulana Fadhiyanto, Moch. Iqbal Maynaka Pramana, Dega Agil Cahyo Setyawan, dan Muhammad Zidan Ramadhani.
Melalui sudut pandang yang berbeda, mereka mencoba menterjemahkan keresahan sosial dan refleksi personal ke dalam bentuk visual.
Ketua Pelaksana Pameran, Kresna Tri Samudra, mengungkapkan bahwa tajuk "RUPA" dipilih untuk memberikan kebebasan bagi pengunjung dalam menafsirkan setiap karya.
"Lewat tema RUPA, kami menyajikan hasil belajar awal anggota muda. Setiap foto lahir dari gagasan personal yang kami tawarkan sebagai ruang diskusi visual dengan pengunjung. Ini adalah langkah awal kami untuk berani bicara lewat karya," ujar Kresna.
Pembukaan pameran foto kali ini tidak hanya sekadar seremonial potong pita. Atmosfer lobi kampus terasa lebih hidup dengan sentuhan kolaborasi seni lintas bidang.
Baca juga:
Konflik Armuji–Madas Berakhir, Warga Surabaya Dapat Jaminan Stabilitas
Penonton disuguhi monolog emosional bertajuk "Surat Terakhir dari Tanah Asam" yang dibawakan oleh Fido Fachrezi dari Teater KU.
Keriuhan acara ditutup dengan penampilan enerjik dari band mahasiswa dan aksi panggung DJ Alfa, yang berhasil menarik perhatian mahasiswa dari berbagai fakultas untuk singgah sejenak menikmati karya.
Hadir dalam pembukaan, Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi mahasiswa dalam berkarya.
Baca juga:
Drama Ormas Madas-Armuji Berakhir Damai di Meja Rektor Unitomo
Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan bagian penting dari pembentukan karakter mahasiswa di luar jam kuliah formal.
"Pameran RUPA membuktikan mahasiswa Unitomo sanggup mengolah hasil belajar menjadi karya artistik yang reflektif. Kami akan terus mendukung kolaborasi lintas bidang seperti ini guna memperkuat mentalitas akademik yang kritis dan inovatif," tegas Prof. Siti.
Bagi penikmat seni visual atau masyarakat umum di Surabaya yang ingin melihat perspektif unik para fotografer muda ini, pameran RUPA masih akan berlangsung hingga Sabtu, 7 Februari 2026.