jatimnow alexametrics

Penadah Motor Curian Menyerah saat Terkepung di Jembatan Suramadu

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zain Ahmad
Kolase penadah dan motor curian yang dibelinya diamankan di Mapolsek Genteng, Surabaya
Kolase penadah dan motor curian yang dibelinya diamankan di Mapolsek Genteng, Surabaya

Surabaya - Seorang penadah motor curian asal Bangkalan, Madura tepergok korban saat melintas di Jembatan Suramadu. Bersama saudaranya, korban berhasil menangkap pelaku.

Penadah motor curian bernama Rofik (45) itu kemudian digiring ke Polsek Genteng bersama barang bukti motor Honda Beat warna merah hitam bernopol L 6432 LI milik korban Mahur (44).

Di mapolsek, korban mengaku bahwa motornya itu dicuri sekitar pukul 11.35 WIB, Rabu (20/10/2021). Saat itu, korban yang merupakan driver ojek online mendapatkan orderan makanan di Jalan Kebangsren, Embong Malang, Surabaya.

Sampai di tempat yang dituju, korban memarkir motornya di depan ruko dalam keadaan dikunci setir, lalu ditinggal ambil orderan.

"Saya dapat order di Jalan Embong Malang. Lalu ambil order lain beda tiga ruko. Sepeda motor saya tinggal, sudah saya kunci setir. Biasanya kalau dapat order, saya parkir di situ," terang korban, Senin (25/10/2021).

Setelah mengambil pesanan, korban menuju ke tempat parkir dan mendapati motornya sudah raib. Korban bingung bercampur panik lalu menghubungi tiga saudaranya dan melapor ke Polsek Genteng.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Setelah melapor, korban bersama saudaranya berinisiatif menunggu pencuri di Jembatan Suramadu karena kabarnya selalu dibawa ke sana. Setelah ditunggu sekitar satu jam, motornya bersama pelaku melintas masuk Jembatan Suramadu.

Korban dan keempat saudaranya mengendarai motornya masing-masing langsung mengejar pelaku. Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Korban sempat menyuruh pelaku berhenti, tapi tetap tak mau dan terus menghindari kejaran.

"Iya, kejar-kejaran di atas jembatan. Terus di tengah itu saya sempat mepet dan saya bilang agar turun. Tapi tetap nggak mau. Akhirnya saya tendang motor yang dikendarai pelaku, namun saya malah jatuh," ungkapnya.

Saat korban terjatuh, saudaranya terus mengejar pelaku hingga Jembatan Suramadu sisi Bangkalan. Mengetahui terus dikejar, pelaku kemudian meninggalkan motor dan kabur ke lahan kosong hingga akhirnya berhasil ditangkap.

"Tapi saudara saya akhirnya tetap ngejar. Dan saya ikut lagi ngejar sampai turun dari jembatan sisi Bangkalan dan pelaku lari ke lahan kosong. Pelaku akhirnya angkat tangan dan nyerah," jelasnya.

Korban kemudian meminjam borgol satpam dan mengimbau warga jangan dimassa. Kemudian membawa pelaku ke Polsek Sukolilo, Polres Bangkalan, sebelum akhirnya dibawa ke Polsek Genteng berikut barang bukti.

"Sepeda motor saya masih utuh, belum diganti pelat nomornya hanya kuncinya saja yang sudah rusak," tambah Mahur.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Genteng, Iptu Sutrisno membenarkan pencurian motor itu. Yang ditangkap adalah penadahnya, sedangkan pelaku utama masih dalam pengejaran.

"Yang kami amankan ini adalah penadahnya. Kami masih kembangkan untuk menangkap pelaku utamanya," jelas Sutrisno.

Sedangkan dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku Rofik berterus terang membeli motor milik korban seharga Rp 4 juta dari pencurinya. Rencana akan dijual lagi di Madura.

"Ngakunya sudah dua kali ini beli motor curian. Kasusnya akan terus kami kembangkan dan dalami lagi, untuk mengungkap pelaku lainnya," pungkas Sutrisno.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif