Pixel Code jatimnow.com

Jamin Kenyamanan Ibadah, 400 Posko Ramadan Ansor Jatim Resmi Beroperasi

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
PW GP Ansor Jawa Timur menyiagakan 400 Posko Ramadan di wilayah strategis untuk menjamin keamanan ibadah warga dan mengantisipasi gangguan kamtibmas. (Foto: Ansor/jatimnow.com)
PW GP Ansor Jawa Timur menyiagakan 400 Posko Ramadan di wilayah strategis untuk menjamin keamanan ibadah warga dan mengantisipasi gangguan kamtibmas. (Foto: Ansor/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur mengambil langkah taktis untuk menjamin ketenangan warga selama bulan suci. Organisasi kepemudaan ini resmi mengoperasikan 400 Posko Ramadan yang tersebar di berbagai titik vital di seluruh wilayah Jawa Timur.

Langkah ini menyasar wilayah-wilayah kategori ring 1 yang memiliki mobilitas penduduk tinggi. Peluncuran tahap awal dilakukan langsung oleh jajaran pimpinan wilayah di Masjid An-Nur Jenggot, Krembung, Sidoarjo, Jumat (27/2/2026).

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, menyatakan bahwa pengerahan personel ini merupakan bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kerawanan wilayah sering kali meningkat saat aktivitas warga memuncak di bulan puasa.

"Kami ingin memastikan setiap warga bisa beribadah dengan tenang tanpa merasa was-was. Ratusan posko ini berfungsi sebagai pusat kendali dan respon cepat jika muncul gangguan keamanan di lingkungan sekitar," ujar Safril saat meninjau lokasi peluncuran.

Posko-posko tersebut tidak hanya berdiri sebagai simbol kehadiran organisasi, tetapi mengemban empat fungsi teknis.

Para kader Banser di lapangan bertugas mengamankan lokasi ibadah, memantau potensi gesekan sosial, hingga menyediakan pusat informasi bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat.

Baca juga:
Peduli Lingkungan, GP Ansor Paciran Lamongan Kenalkan Program Bank Sampah

Kasatkorwil Banser Jawa Timur, H. Rizza Ali Faizin, menambahkan bahwa pemetaan posko akan terus berkembang.

Saat ini konsentrasi massa berada di area pemukiman dan pusat ibadah, namun mendekati Idul Fitri, titik koordinasi akan bergeser ke jalur-jalur mudik utama.

"Sekarang kami perkuat dulu di basis massa. Nanti saat arus mudik mulai padat, personel akan kami geser untuk membantu kelancaran lalu lintas dan keamanan pemudik di jalur utama Jatim," tambah Rizza.

Baca juga:
Banser Jember Datangi Rumah Youtuber, Sesalkan Konten yang Sudah Diunggah

Dalam praktiknya, Ansor Jatim telah menginstruksikan seluruh kader untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan aparat TNI dan Polri.

Sinergi ini bertujuan agar setiap potensi konflik atau gangguan ketertiban bisa diredam sejak dini sebelum meluas.

Melalui gerakan massal ini, Ansor berharap stabilitas sosial di Jawa Timur tetap terjaga, sehingga esensi Ramadan sebagai bulan yang damai benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.