jatimnow alexametrics

Petani dari Makassar Belum Panen, Harga Kemiri di PIOS Naik hingga 80 Persen

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Sahlul Fahmi
Ketersediaan kemiri di PIOS yang mulai menipis
Ketersediaan kemiri di PIOS yang mulai menipis

jatimnow.com - Harga kemiri di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) mengalami lonjakan. Menipisnya stok di pasaran menjadi pemicu naiknya harga tumbuhan yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah itu.

Sony, salah satu penyedia berbagai macam jenis rempah-rempah yang menempati Blok G PIOS menyebut pasokan kemiri dari Sulawesi Selatan memang sudah berkurang. Kondisi ini yang akhirnya membuat harga kemiri merangkak naik.

"Kemiri biasa kami dapatkan dari Makassar. Akhir-akhir ini kirimannya agak seret, mungkin karena barang memang sudah mulai jarang," kata Sony saat ditemui jatimnow.com, Jumat (3/9/2021).

Ia membeberkan jika bulan lalu harga kemiri bulat berada di kisaran Rp 22 ribu per kilogram. Namun pada pertengahan Agustus kemarin, harganya mulai melonjak dan saat ini menembus Rp 35 ribu per kilogram atau naik 80 persen.

"Sekarang untuk kemiri bulat harganya Rp 35 ribu per kilogram. Kalau untuk kemiri pecah harganya lebih murah, yakni Rp 30 ribu per kilogram," bebernya.

Sony menjelaskan meski kemiri pecah lebih murah namun bukan berarti kemiri bulat kurang peminat. Kedua jenis kemiri ini tetap sama-sama laku karena kedua jenis kemiri tersebut memiliki pelanggan sendiri-sendiri.

"Pembeli punya selera masing-masing. Kemiri bulat atau kemiri pecah sama-sama laku di pasaran," ujar pedagang asal Sumatera Barat itu.

Sementara untuk kemasan jual, Sony menyediakan kemasan 2 kilogram dan 5 kilogram. Hal ini untuk memberikan pilihan bagi pelanggannya yang kebanyakan adalah para pedagang dari pasar-pasar tradisional di Surabaya Raya.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Ia juga memprediksi harga kemiri akan mulai kembali turun pada akhir November saat para petani kemiri di Makassar dan daerah lainnya panen raya.

"Dalam dua bulan ke depan harga kemiri masih tinggi. Baru pada Bulan November petani kemiri panen raya. Biasanya harga akan turun," pungkas Sony.

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

 

 

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif