Dicari Karena Kaya Manfaat, Stok Kayu Manis di PIOS Melimpah

jatimnow.com - Harga kayu manis di pasaran saat ini sedang mahal, tak terkecuali di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS).

Namun meski mahal, stok ketersediaan kayu manis tetap tersedia di pasar induk yang berada di Benowo, Surabaya itu.

Saat ini harga rempah-rempah yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan pelengkap dan penambah rasa pada makanan dan minuman mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

Dengan memliki rasa dan aroma yang enak, kayu manis menyimpan beragam khasiat. Diantaranya baik untuk diet, kaya dengan oksidan, menjaga kesehatan jantung, mencegah diabetes dan kanker, mengurangi nyeri rematik dan baik untuk kesuburan wanita.

Salah seorang pedagang kayu manis di PIOS, Soni mengatakan mahalnya harga kayu manis dikarenakan saat ini stoknya sedang langka karena memang tidak musim panen.

"Pusat kayu manis ini dari daerah Solok Sumatera Barat. Saat ini para petani kayu manis di sana masih belum panen, karena itu kayu manis di pasaran jadi langka," jelasnya, Rabu (22/7/2020).

Menurutnya, pasokan kayu manis kembali normal setelah lebaran Idul Adha. Namun prediksi tersebut bisa saja molor karena sebelum dilempar ke pasar biasanya kayu manis terlebih dulu di proses untuk mengeluarkan aroma harumnya.

"Setelah dipanen, kayu manis biasanya dijemur sekitar satu bulan supaya aroma harumnya keluar terlebih dahulu. Setelah itu baru dilempar ke pasaran," ujarnya.

Pedagang asli Sumatera Barat itu juga menambahkan jika selama ini ada 2 kategori kayu manis. Pertama adalah kayu manis tebal yang merupakan kulit luar dan yang kedua adalah kayu manis tipis yang merupakan kulit dalam.

Sementara kelebihan untuk kayu manis yang tebal adalah aroma harumnya lebih kuat. Karena itulah harga kayu manis yang tebal lebih mahal yakni berada di kisaran Rp 100 ribuan per kilogram.

"Kalau kayu manis yang tipis harganya di bawah Rp 100 ribu per kilogram," jelasnya.

Soni menambahkan meski pasokan kayu manis di pasaran sedang tersendat, namun stok kayu manis di PIOS tetap tersedia.

Hal itu dikarenakan para pedagang di PIOS merupakan pedagang grosir yang biasa memasok komoditi dalam skala besar.

"Kayu manis ini kan tahan lama, jadi jauh hari saya sudah nyetok banyak. Jadi ketika barang dipasaran langka tapi di lapak saya tetap tersedia," tandasnya.

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

 

 

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top