jatimnow.com - Harga emas di Indonesia pada Selasa pagi ini masih bertahan di level tertinggi sepanjang sejarah.
Emas Antam tercatat di kisaran Rp2,602 juta hingga Rp2,631 juta per gram, sementara harga buyback berada di sekitar Rp2,455 juta hingga Rp2,484 juta per gram.
Stabilitas harga ini menunjukkan tren kuat sejak awal Januari 2026. Data dari sejumlah penyedia emas, termasuk Pegadaian dan Semar Nusantara, mengonfirmasi bahwa harga emas batangan tetap tinggi.
Di pasar umum, emas 24 karat diperdagangkan sekitar Rp2,503 juta per gram, naik 2,5 persen sejak awal tahun. Sementara itu, emas 22 karat dan 18 karat masing-masing berada di Rp2,294 juta dan Rp1,877 juta per gram.
Kenaikan harga emas dipicu oleh kondisi global yang mendorong investor mencari aset aman (safe haven). Permintaan lokal terhadap perhiasan dan emas batangan juga memperkuat posisi harga di pasar domestik.
Baca juga:
Harga Emas Senin 12 Januari 2026: Stabil dan Cenderung Naik
Harga emas saat ini mencerminkan ketidakpastian ekonomi global, sehingga masyarakat memilih emas sebagai pelindung nilai.
Meski demikian, para investor diingatkan untuk berhati-hati. Harga emas yang tinggi berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang, tetapi juga menyimpan risiko jika terjadi koreksi mendadak.
Baca juga:
Peluang Investasi Emas di Akhir Oktober 2025 Terbuka
Diversifikasi portofolio dan pemantauan fluktuasi harian menjadi langkah penting bagi masyarakat yang ingin berinvestasi.
Dengan tren stabil di atas Rp2,5 juta per gram, emas kembali menegaskan posisinya sebagai instrumen investasi yang diminati. Namun, keputusan membeli atau menjual tetap harus mempertimbangkan kondisi ekonomi dan tujuan finansial masing-masing.
URL : https://jatimnow.com/baca-81716-harga-emas-selasa-13-januari-2026-dan-catatan-untuk-investor