Jatim Tertinggi Pasien Sembuh Covid-19, Kapolda: Jangan Puas Diri

jatimnow.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran berpesan agar semua elemen tidak mudah berpuas diri sehingga mengendorkan upaya penanganan Covid-19.

Itu diungkapkannya setelah Jawa Timur mencatat jumlah pasien Covid-19 yang sembuh paling tertinggi di Indonesia mencapai 10.065 pasien.

"Memang kasus sembuh merupakan yang tertinggi, namun jumlah penderita Corona di Jatim juga masih tinggi. Hal ini menjadi PR bersama untuk melawan Covid-19. Jangan sampai puas diri, sehingga mengendorkan upaya penanganan Covid-19," kata Fadil saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Selasa (21/7/2020) malam.

"Jadi kita harus optimis dengan angka kesembuhan yang sudah diraih oleh Jatim, agar optimisme ini terus berlanjut. Sosialisasi, edukasi mayarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, dan terus menggelorakan protokol kesehatan dimanapun berada," tambahnya.

Fadil mengatakan, tidak puas diri itu artinya tidak boleh kendor, terus memperkuat, karena masih banyak PR (pekerjaan rumah) bagaimana menurukan angka kematian.

Bagaimana respons cepat ditingkat masyarakat supaya cepat mendapatkan perawatan. Dan bagaimana relaksasi jumlah rumah sakit lapangan dan rumah sakit rujukan supaya tidak terjadi penumpukan pasien.

"Pak Pangdam sudah membangun sistem itu dan sudah mengatur itu. Kemudian di bidang edukasi publik kita terus melakukan sosialisasi dan upaya-upaya penegakan hukum. Mudah-mudahan inpres yang akan segera terbit ini, memberikan ruang yang cukup bagi kita untuk melakukan penegakan hukum sekaligus edukasi kepada masyarakat, agar masyarakat bisa sehat namun tetap bisa produktif," jelasnya.

Selain itu, Fadil juga meminta kepada masyarakat untuk tak bosan menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Karena Jatim dinilai sudah on the right track dengan perbaikan layanan sehingga banyak pasien yang sembuh.

"Jatim sudah on the right track dalam praktik menghadapi Covid-19 dari hulu ke hilir. Banyak kekurangan yang dulu sudah kita lakukan, perbaikan-perbaikan dan kita terus lakukan perbaikan. Jadi angka kesembuhan yang kita raih ini juga sebuah upaya kerja keras yang tidak pantang menyerah dari semua unsur termasuk lapisan masyarakat dari hulu ke hilir di bawah koordinator Ibu Gubernur bersama teman-teman kepada daerah, kabupaten dan wali kota," papar Fadil.

Alumnus Akpol 1991 ini pun berharap upaya yang terus dilakukan pemerintah, TNI, Polri, tenaga kesehatan hingga masyarakat bisa berbuah manis. Sehingga, dalam satu bulan ke depan, sudah tak ada lagi zona merah penyebaran Covid-19 di Jatim.

"Jadi kenapa kita melakukan penegakan hukum, kenapa kita membuat kampung tangguh, mengapa kita melakukan edukasi di titik-titik pasar. Itu semua berbasis pada hasil penelitian. Harapan saya intinya, satu bulan ke depan zona yang merah bisa menjadi oranye, yang oranye bisa menjadi kuning dan yang kuning dapat menjadi hijau," tandasnya.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top