jatimnow alexametrics

Wabah Virus Corona

Permintaan Meningkat, Penjualan Kunyit di PIOS Laku 4 Ton per Minggu

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Sahlul Fahmi
Pedagang kunyit di Pasar Induk Osowilangun Surabaya
Pedagang kunyit di Pasar Induk Osowilangun Surabaya

jatimnow.com - Para pedagang di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) mengantisipasi ketersediaan agar dapat memenuhi permintaan pengunjung. Salah satunya adalah kunyit.

Sebagai salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli, kunyit atau yang biasa disebut kunir selalu tersedia di pasar induk yang berada di Benowo, Surabaya itu.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/hotel-sahid-surabaya-2222-best-wedding-dates.jpg

Salah satu pedagang rempah-rempah di PIOS, Soni mengatakan sejak mewabahnya Virus Corona (Covid-19) maka permintaan rempah-rempah mengalami peningkatan.

Oleh sebab itu, pedagang asal Sumatera Barat itu kini selalu menyediakan stok rempah-rempah lebih banyak dari biasanya.

"Selain jahe, salah satu jenis rempah-rempah yang mengalami kenaikan penjualan adalah kunyit," katanya, Sabtu (11/4/2020).

Menurutnya, meningkatnya permintaan kunyit mulai terjadi sekitar akhir Februari lalu.

Jika biasanya dirinya hanya mendatangkan 2,5 ton per minggu namun sejak awal Maret meningkat menjadi 3 hingga 4 ton. Selama ini pasokan kunyit tersebut didapatnya dari Kabupaten Ponorogo.

"Kunyit Ponorogo ini ukurannya gede-gede dan pembeli banyak yang senang," ujar dia.

Untuk penjualan, kunyit-kunyit dilapaknya dibagi menjadi 2 kategori yakni besar dan kecil.

"Kalau yang besar harganya Rp 10 ribu per kilogram. Kalau yang agak kecil Rp 8 ribu," pungkasnya.

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif