jatimnow.com - Surabaya Domino Tournament 2026 mencapai puncaknya dengan duel ketat di babak final yang menyedot perhatian ratusan penonton di Grand City Convention Hall Surabaya.
Perebutan hadiah Rp200 juta berlangsung panas hingga detik akhir, memperlihatkan bagaimana domino kian bergerak sebagai olahraga berbasis strategi.
Sejak pagi, arena pertandingan sudah dipenuhi penonton yang mengamati tiap langkah pemain. Meja final menjadi pusat kerumunan. Sorak-sorai pecah setiap kali keputusan krusial diambil, menambah tensi laga yang terus meningkat.
Baca juga: HGI dan PORDI Cetak Sejarah Domino Profesional di Surabaya
Penyelenggara, Higgs Games Island (HGI), menggelar kompetisi dengan sistem yang rapi hingga penutupan. Jumlah peserta yang besar diimbangi dengan jalannya pertandingan yang tertib. Format kompetisi berjalan tanpa hambatan, memperlihatkan kesiapan penyelenggaraan dalam skala nasional.
Kolaborasi lintas organisasi turut mendorong kelancaran acara. HGI bekerja bersama PB PORDI, PORDI Jawa Timur, serta mendapat dukungan KONI dan pemerintah daerah.
Kerja sama tersebut menghadirkan standar turnamen yang lebih matang sekaligus memperluas jangkauan domino sebagai cabang kompetitif.
Di meja final, kualitas permainan memperlihatkan pergeseran cara pandang terhadap domino. Para pemain mengandalkan kalkulasi, pembacaan situasi, dan kontrol emosi dalam setiap langkah.
Perwakilan HGI, Ray, menyebut apa yang terjadi di arena sebagai gambaran arah perkembangan domino. “Kami melihat langsung pemain mengandalkan strategi, fokus, dan perhitungan matang. Domino bukan sekadar permainan, melainkan olahraga pikiran dengan potensi berkembang secara profesional,” katanya.
Baca juga: Event Domino 2026 di Surabaya Genjot Hotel dan UMKM
Ia menambahkan, pihaknya ingin membuka lebih banyak peluang bagi pemain, termasuk jalur karier dan sumber penghasilan dari kompetisi.
Peserta dari luar daerah juga merasakan peningkatan kualitas turnamen. Marlina, pemain asal Samarinda, menilai kompetisi di Surabaya menghadirkan pengalaman berbeda.
“Turnamen ini terasa lebih serius. Skalanya besar dan arah pengembangannya jelas sebagai olahraga strategi,” ujarnya.
Gelar juara pertama akhirnya diraih Emansyah, pemain asal Gresik, Jawa Timur. Ia tampil konsisten sejak awal hingga babak penentuan.
Baca juga: Inilah Juara Surabaya Domino Tournament 2026
“Kemenangan ini membuktikan domino butuh kemampuan membaca permainan dan keputusan yang tepat,” kata Emansyah.
Turnamen berakhir tanpa kendala hingga penutupan. HGI langsung melanjutkan momentum lewat HGI City Cup 2026 Surabaya Fest pada 25–26 April di Grand City Atrium. Agenda tersebut akan menggabungkan kompetisi domino, karnaval budaya, dan pertunjukan musik dalam satu rangkaian acara.
Dorongan menjadikan domino sebagai olahraga pikiran profesional terus digencarkan. Dukungan organisasi dan pemerintah menjadi fondasi untuk memperluas ekosistem, sekaligus membuka ruang baru bagi para pemain di tingkat nasional.