jatimnow.com - Belasan orang aktivis antikorupsi Malang Corruption Watch (MCW) menggelar aksi damai di depan Pendopo Agung Pemkab Malang Jalan Agus Salim No 7, Rabu (9/1/2019).
Selain memasang beberapa payung hitam, MCW juga memasang spanduk di depan Kantor Bupati Malang. Mereka kemudian melakukan orasi, teatrikal dan membagikan selebaran kepada warga yang melintas.
Korlap aksi Ibnu Hidayat mengatakan, aksi itu sebagai bentuk dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membongkar kasus suap dan gratifikasi dalam proyek pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Malang tahun 2011 hingga 2013.
Baca juga: Sisi Gelap Penerimaan Mahasiswa, Saat Prestasi Tergusur Transaksi
"Dalam sidang tersebut sudah disebutkan secara jelas bahwa selain AM, EAT juga ada aktor lain yang berperan dalam memberikan suap dan gratifikasi," ujar Ibnu.
Baca juga: Kasus Unsoed dan Alarm Nyaring Bobroknya Tata Kelola PTN
Untuk itu pihaknya mendesak KPK untuk mendalami dan menemukan aktor lain yang diduga terlibat dalam kasus suap itu.
"Kami juga mendorong mendorong aparat penegak hukum daerah untuk mendalami dugaan kasus korupsi yang tidak ditangani KPK," tegasnya.
Selain itu, MCW mengimbau kepada masyarakat Malang Raya untuk berperan aktif dalam pemberantasan korupsi.
Baca juga: Kemenhaj Gandeng Kejati Jatim Usut Dugaan Penyimpangan Pelimpahan Porsi Haji
Meski aksi itu hanya melibatkan sedikit peserta, tapi kepolisian tetap melakukan pengamanan di lokasi.