jatimnow alexametrics

Proyek Pembangunan MERR Gununganyar Ditargetkan Selesai Akhir 2018

Editor : Arif Ardianto Reporter : Arry Saputra
Wali Kota Risma saat mengunjungi proyek MERR Gununganyar
Wali Kota Risma saat mengunjungi proyek MERR Gununganyar

jatimnow.com - Proyek pembangunan ruas Middle East Ring Road (MERR) di Jalan Gununganyar, Surabaya direncanakan rampung pada akhir tahun 2018. Hal ini terungkap saat Wali Kota Surabaya meninjau proyek pembangunan single years tersebut, Rabu (14/11/2018).

Risma meninjau lokasi dengan didampingi oleh Unit Kopsurgah (Koordinasi Supervisi dan Pencegahan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M Najib Wahito. Risma mengatakan, tinjauannya bersama anggota KPK karena kebetulan rekannya tersebut sedang berada di Surabaya.

"Biasanya kalau di Jatim juga ngevaluasi Surabaya. Saya ajak ke lapangan lihat proyek. Sebetulnya pinginnya di rumah pompa Kalimas tapi waktunya nggak ada tadi pagi dua-duanya ada acara, akhirnya dipilih waktunya yang nututi di MERR dan proyek di Surabaya barat," kata Risma di sela-sela meninjau proyek, Rabu (14/11/2018).

Saat ditanya terkait kapan diselesaikannya proyek tersebut, Risma mengatakan bahwa sementara untuk saat ini masih menyelesaikan satu ruas saja. Ia beralasan karena konstruksi tersebut dirasa berat.

"Insyaallah satu sisi yang hanya ruas ini dulu. Kita tinggal neruskan untuk tahun depan nanti dua jalur lengkap. Insyaallah kita tembus jalan tol," ujarnya.

Risma menambahkan, sambungan jembatan wilayah Gununganyar menuju Pondok Candra tersebut masih akan di evaluasi karena konstruksinya mahal. Selain itu juga dirasa biaya yang dibutuhkan cukup tinggi.

"Nanti mungkin kita evaluasi karena kalau itu tinggi sekali memang sebelah sana. Kalau yang ini mungkin kami coba evaluasi. Karena kemarin waktunya kurang 2 bulan habis untuk penyelesaian dengan masyrakat kemudian itu agak terlambat 2 bulan," tambahnya.

Soal pembebasan lahan, Risma mengtakan jika masalah tersebut sudah diselesaikan. Namun masih ada satu permasalahan lain yaitu lahan milik IAIN yang masih belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak.

"Punya IAIN itu ada yg tertinggal mereka belum menyampaikan ke saya. Ini makanya bu Erna saya minta menyurati IAIN maunya kayak gimana. Dulu maunya diganti bangun perpus, tapi kita setor uang aja. Yang bangun mereka," bebernya.


jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif