jatimnow.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat digitalisasi layanan kepelabuhanan melalui pengembangan Dashboard Auto Collection System (ACS). Sistem ini memudahkan pengguna jasa memantau transaksi pembayaran secara mandiri, real time, dan transparan.
Dashboard ACS menghadirkan informasi pembayaran jasa kepelabuhanan dalam satu tampilan terpusat. Melalui sistem tersebut, pengguna jasa dapat mengetahui perkembangan transaksi tanpa harus melakukan pengecekan secara manual.
Di sisi lain, Pelindo juga memperoleh informasi penerimaan dan pencatatan transaksi secara lebih akurat. Sistem ini sekaligus mendukung efektivitas proses administrasi dan rekonsiliasi keuangan perusahaan.
Direktur Keuangan Pelindo, Bachtiar Soeria Atmadja, mengatakan pengembangan sistem pembayaran digital menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat tata kelola transaksi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa.
“Digitalisasi sistem pembayaran tidak hanya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga mendukung transparansi, akurasi pencatatan, serta proses rekonsiliasi yang lebih efektif, baik bagi pengguna jasa maupun Pelindo. Dengan informasi transaksi yang dapat dipantau secara lebih jelas, kami juga dapat memperkuat tata kelola penerimaan perusahaan,” ujar Bachtiar.
Melalui Dashboard ACS, pengguna jasa dapat memantau tiga status transaksi, yakni dana terbayar, dana ditahan, dan dana dirilis. Ketiga informasi tersebut memberikan gambaran mengenai posisi pembayaran sesuai tahapan proses dan ketentuan yang berlaku.
Baca juga:
Tancap Gas Restrukturisasi, Pelindo Gandeng Jamdatun Amankan Aksi Korporasi
Ketersediaan data transaksi dalam dashboard juga membantu proses pencocokan dengan catatan keuangan. Dengan begitu, administrasi pembayaran antara pengguna jasa, perbankan, dan Pelindo dapat berjalan lebih efektif.
Saat ini, ACS Pelindo telah terintegrasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Qlola by BRI serta Bank Mandiri melalui Kopra by Mandiri.
Pelindo berencana memperluas konektivitas sistem tersebut dengan mitra perbankan lainnya. Langkah ini diharapkan semakin memudahkan pengguna jasa sekaligus memperkuat transparansi pembayaran layanan kepelabuhanan.
Baca juga:
Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak Masuk Pembahasan RKP 2027-2028
Bachtiar menegaskan, pengembangan Dashboard ACS merupakan bagian dari transformasi proses bisnis Pelindo untuk menciptakan sistem transaksi yang lebih tertata dan akuntabel.
“Pemanfaatan Dashboard ACS menjadi bagian dari upaya Pelindo dalam mendorong digitalisasi proses bisnis serta memperkuat tata kelola transaksi jasa kepelabuhanan. Melalui pengembangan sistem yang berkelanjutan, Pelindo berupaya menghadirkan proses pembayaran yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.
Perjelas manfaat tiga status transaksiRingkas pengulangan digitalisasi PelindoTambahkan waktu rilis November 2026