Pixel Code jatimnow.com

Kemenekraf Buka Klinik Foto Produk Gratis untuk UMKM Kuliner di Krista Interfood 2026

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
Kemenekraf menghadirkan konsultasi, workshop, dan foto produk gratis untuk membantu UMKM kuliner memperkuat promosi dan daya saing. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Kemenekraf menghadirkan konsultasi, workshop, dan foto produk gratis untuk membantu UMKM kuliner memperkuat promosi dan daya saing. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menghadirkan klinik fotografi produk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner dalam ajang Krista Interfood 2026 di NICE, PIK 2, Tangerang, 4–7 November 2026.

Program ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas visual produk agar lebih menarik di pasar dan memiliki daya saing lebih kuat.

Berkolaborasi dengan PT Krista Exhibitions, Kemenekraf melalui Direktorat Penerbitan dan Fotografi menghadirkan berbagai kegiatan di Paviliun Kemenekraf, Hall 2, Gedung A. Program tersebut melibatkan Silva Sandiarini Photography dan Cikal Creative.

Tak hanya menjadi ruang promosi subsektor fotografi, paviliun tersebut juga menyediakan konsultasi, lokakarya singkat, demonstrasi pemotretan profesional, hingga sesi foto produk gratis bagi sejumlah produk pilihan.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pengembangan ekonomi kreatif perlu dibangun melalui kolaborasi dengan sektor industri lainnya.

Fotografi, menurutnya, dapat memberikan nilai tambah bagi produk kuliner melalui penguatan identitas visual dan strategi pemasaran.

"Ekonomi kreatif harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi bagi kebutuhan industri. Dalam sektor makanan dan minuman, misalnya, kualitas produk perlu didukung oleh tampilan visual yang menarik agar dapat membangun identitas, meningkatkan daya tarik, dan memperkuat pemasaran. Di sinilah fotografi memiliki peran strategis," ujar Teuku Riefky.

Ia berharap keterampilan para pelaku fotografi dapat dimanfaatkan lebih luas sehingga membuka peluang usaha sekaligus mendorong kolaborasi baru dengan berbagai sektor industri.

Rangkaian kegiatan di Paviliun Kemenekraf mencakup empat program utama. Pertama, konsultasi fotografi produk yang terbuka bagi pengunjung dan pelaku UMKM, mulai dari visual branding, pencahayaan, penataan produk hingga pengembangan visual bisnis.

Kedua, mini workshop Product Photography Basics pada 4 November 2026. Peserta akan diperkenalkan pada teknik dasar fotografi makanan dan produk, termasuk komposisi, pencahayaan, serta penggunaan properti untuk menghasilkan foto yang optimal.

Ketiga, demonstrasi pemotretan produk secara langsung pada 7 November 2026. Pengunjung dapat melihat proses fotografi profesional, mulai dari penataan objek hingga pengaturan cahaya dan pengambilan gambar.

Sementara itu, program Free Product Photography Session digelar pada 4 dan 7 November 2026. Dalam setiap sesi, Kemenekraf memfasilitasi pemotretan gratis untuk enam produk terpilih yang dapat dimanfaatkan sebagai materi promosi.

Baca juga:
Menperin Buka KRISTAInterFOOD 2026, Dorong Kuliner Indonesia Mendunia

Deputi Bidang Kreativitas Media, Cecep Rukendi, menilai kolaborasi tersebut mempertemukan dua pihak yang memiliki kebutuhan saling melengkapi, yakni pelaku usaha kuliner dan fotografer profesional.

Pelaku UMKM membutuhkan foto produk berkualitas untuk memperkuat pemasaran, sedangkan fotografer memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dan kerja sama komersial.

"Kami melihat adanya kebutuhan yang saling melengkapi antara pelaku usaha kuliner dan fotografer profesional. Melalui kegiatan ini, kami ingin mempertemukan keduanya secara langsung," kata Cecep.

Kolaborasi tersebut juga membuka peluang jejaring antara fotografer makanan dengan berbagai merek makanan dan minuman (F&B) yang mengikuti Krista Interfood 2026.

Kemenekraf berharap pertemuan itu berkembang menjadi kerja sama bisnis sekaligus memperluas pasar jasa fotografi di Indonesia.

Partisipasi dalam Krista Interfood 2026 menjadi kerja sama kedua Kemenekraf dengan PT Krista Exhibitions. Sebelumnya, kedua pihak berkolaborasi dalam All Print Indonesia Expo 2026 pada Oktober lalu.

Baca juga:
KRISTA InterFOOD 2026 Digelar di NICE PIK 2, Gandeng 1.100 Pebisnis Kuliner

Direktur Penerbitan dan Fotografi, Iman Santosa, mengatakan keterlibatan subsektor fotografi dalam pameran tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan kontribusi nyata industri kreatif terhadap pengembangan usaha di sektor lain.

"Fotografi memiliki peran lebih luas dari sekadar menghasilkan gambar. Kualitas foto produk dapat membantu pelaku UMKM membangun citra usaha, memperkuat materi promosi, dan meningkatkan daya tarik produknya di pasar," ujar Iman.

Ia berharap kolaborasi selama pameran tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi berlanjut menjadi jejaring dan kemitraan antara fotografer dengan pelaku industri makanan dan minuman.

Melalui program tersebut, Kemenekraf berupaya memperkuat kapasitas pelaku ekonomi kreatif sekaligus memperluas akses kolaborasi dengan dunia usaha.

Upaya tersebut diharapkan mendorong pelaku kreatif dan UMKM lokal berkembang menjadi pemain nasional hingga mampu bersaing di pasar global.