jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan merehabilitasi Makam Mbah Lamong atau Tumenggung Surajaya sebagai upaya melestarikan cagar budaya dan sejarah daerah. Saat ini, proses pembangunan memasuki tahap pemasangan cungkup dengan progres pengerjaan mencapai 50 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan, Moh. Nalikan, mengatakan rehabilitasi makam tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan sejarah Lamongan. Pembangunan yang dianggarkan Rp 191 juta itu juga menjadi momentum untuk menguatkan semangat Hari Santri.
“Ini berkaitan dengan Hari Santri ini, kami jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan telah mewujudkan cita-cita untuk merawat salah satu daripada cagar budaya atau sejarah Kabupaten Lamongan,” ungkapnya, Minggu (25/10/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, pengerjaan kini berlanjut pada pemasangan cungkup. Tahapan tersebut ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng dan doa bersama.
Nalikan mengatakan, pembangunan cungkup akan mengedepankan nilai estetika sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok yang memiliki peran penting dalam sejarah Lamongan.
“Jadi untuk cungkup akan kita dirikan, nanti estetikanya akan kita buat yang terbaik, karena beliau adalah penanda Kabupaten Lamongan,” ujarnya.
Baca juga:
Hari Santri Nasional di Lamongan Jadi Momentum Perkuat Peran Pesantren
Bangunan makam nantinya juga dilengkapi gebyok atau dinding berukir kayu untuk memperkuat nilai estetika sekaligus mempertahankan nuansa tradisional.
Nalikan berharap rehabilitasi tersebut dapat menjaga keberlangsungan warisan budaya agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Mudah-mudahan nanti berjalan dengan lancar dan mudah-mudahan kita selaku anak cucu dari Mbah Lamong ini yang meneruskan nanti sampai ke anak cucu-cucu yang akan datang, Lamongan diberikan kejayaan, Lamongan akan semakin gemah ripah loh jinawi,” tuturnya.
Baca juga:
MTQ Difabel Jawa-Bali Implementasikan Program Lamongan Nyantri
Pemkab Lamongan menargetkan rehabilitasi Makam Mbah Lamong rampung pada akhir November 2026. Menurut Nalikan, pengerjaan pemasangan cungkup, keramik, dan peninggian bagian makam diharapkan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Insyaallah akhir bulan November ini selesai. Ini kan untuk cungkup ini kan sudah tinggal masang saja, kemudian untuk keramik dan meninggikan nanti itu insyaallah tidak terlalu lama,” pungkasnya.