Pixel Code jatimnow.com

Menilik Crossing Drainase dalam Revitalisasi Pedestrian Panglima Sudirman Kediri

Editor : Yanuar D  
Proyek crossing drainase dalam revitalisasi pedestrian jalan Panglima Sudirman Kediri. (Foto: Nanik for jatimnow.com)
Proyek crossing drainase dalam revitalisasi pedestrian jalan Panglima Sudirman Kediri. (Foto: Nanik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Proyek revitalisasi pedestrian Jalan Panglima Sudirman Kota Kediri memasuki pengerjaan crossing drainase. Pembongkaran saluran bawah (underdrain) tersebut untuk memperbesar dimensi saluran sehingga mampu mengalirkan debit air lebih optimal menuju Sungai Brantas.

Saluran yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 2 meter dengan kedalaman efektif yang tersisa kurang lebih 50 sentimeter akan ditingkatkan menjadi saluran berukuran 2 meter x 2 meter.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kediri, I Made Dwi Permana, menjelaskan, pengerjaan tersebut bertujuan untuk menghubungkan saluran drainase di sisi timur dan barat Jalan Panglima Sudirman agar aliran air dari kawasan timur dapat mengalir lebih cepat dan lancar menuju Sungai Brantas.

“Peningkatan kapasitas saluran ini menjadi langkah strategis untuk memperbaiki sistem drainase di kawasan Jalan Sudirman. Dengan dimensi saluran yang lebih besar, kami berharap aliran air menuju Sungai Brantas menjadi lebih lancar sehingga risiko genangan di kawasan ini dapat diminimalkan,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).

I Made menjelaskan, dalam proses pelaksanaan pekerjaan, pembongkaran saluran tidak dilakukan secara menyeluruh. Metode tersebut dipilih untuk menjaga elevasi serta struktur bangunan yang telah ada sehingga kualitas konstruksi tetap terjamin.

Pembongkaran dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi struktur eksisting. Apabila dilakukan secara bertahap atau sebagian-sebagian, justru akan menyulitkan proses penyambungan kembali struktur bangunan. Karena itu, metode yang kami gunakan dipilih agar hasil pekerjaan lebih presisi, kuat, dan sesuai dengan standar teknis,” jelasnya.

Baca juga:
Simak Pengalihan Arus Selama Crossing Drainase di Panglima Sudirman Kediri

Pengerjaan crossing drainase tersebut ditargetkan selesai menyeluruh pada 18 Agustus 2026. Namun apabila kondisi di lapangan mendukung dan pekerjaan selesai lebih cepat, maka ruas jalan akan segera dikembalikan untuk digunakan masyarakat.

Dinas PUPR Kota PUPR Kota Kediri mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan dengan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan Dinas Perhubungan Kota Kediri selama proses kontruksi berlangsung. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi proyek sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan.

Pengaturan arus kendaraan juga dilakukan terutama bagi kendaraan roda dua yang disediakan melalui jalur khusus di sisi timur trotoar agar mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan aman tanpa mengurangi efektivitas pelaksanaan proyek.

Baca juga:
Dinkes Kota Kediri Gandeng SMP Negeri Jalankan Aksi Bergizi, Cegah Anemia Remaja

Pihaknya berharap masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pengerjaan proyek yang menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan sekaligus mengurangi potensi genangan saat intensitas hujan tinggi.

“Kami memohon pengertian masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pekerjaan. Peningkatan drainase ini merupakan investasi infrastruktur untuk menciptakan sistem pengendalian air yang lebih baik, sehingga ke depan kawasan Jalan Sudirman dan sekitarnya memiliki daya tampung yang lebih optimal saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” pungkasnya.