jatimnow.com - Sebanyak 26 dari 50 pelajar SMA sederajat yang mengikuti Surabaya River Fest 2026 ternyata belum mengetahui jenis ikan lokal yang hidup di Kali Surabaya.
Fakta ini terungkap saat puluhan siswa tersebut mengikuti kegiatan edukasi lingkungan di Ecoton Inspirasi, Dusun Krajan, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Senin (21/9/2026).
Para peserta berasal dari sejumlah sekolah, antara lain MA Raden Paku, SMAN 1 Wringinanom, SMAN 1 Driyorejo, dan SMAN 1 Tarik.
Untuk mengenalkan ekosistem sungai, panitia menanggalkan metode ceramah. Para pelajar diajak bermain peran sebagai "River Detective" guna mencari petunjuk dan memecahkan teka-teki terkait kehidupan di Kali Surabaya.
Peserta dibagi ke dalam tiga kelompok menggunakan nama sandi ikan lokal, yakni Tim Iwak Bader Abang, Tim Iwak Muntho, dan Tim Iwak Jendil. Ketiga kelompok ini secara bergantian harus menyelesaikan tiga misi di setiap pos, yakni mengenali ikan (Find the Fish), membaca kondisi sungai (Read the River), dan mencari solusi (Find the Solution).
Di pos pengenalan ikan, peserta mencari tahu makanan ikan, habitat, serta fungsinya dalam ekosistem. Sementara di pos pembacaan sungai, peserta diajak melihat kondisi Kali Surabaya dari sudut pandang ikan untuk mengidentifikasi ancaman terhadap habitat tersebut.
Program Koordinator PETRO-TIRTA ECOTON, Amalia Fibrianty, menyebut pengenalan ikan lokal merupakan pintu masuk agar pelajar memahami kondisi kesehatan sungai secara utuh.
“Kali bisa memulihkan dirinya sendiri kalau ikan-ikan lokal berkembang biak dengan baik,” kata Amalia.
Baca juga:
Warga Diminta Tak Mengkonsusmsi Ikan Mabuk di Sungai Jagir
Ia menambahkan, masih minimnya pengetahuan pelajar terhadap ikan lokal menjadi alasan utama simulasi detektif ini digelar. Tujuannya agar mereka ikut terlibat menjaga ekosistem.
Metode turun langsung ke lapangan ini mendapat respons positif dari peserta. Siswi MA Raden Paku, Natasya Setya Ramadhani, mengatakan kegiatan tersebut memberinya cara baru dalam memahami lingkungan.
“Setelah mengikuti kegiatan, saya mendapat hal baru, menemukan banyak teman baru dari sekolah lain dan juga pengetahuan baru mengenai melestarikan lingkungan dan ikan yang ada di Kali Surabaya ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan siswa SMAN 1 Driyorejo, Prabaswara Raditya. Menurutnya, konsep belajar di luar kelas membuat materi lebih mudah diterima.
Baca juga:
Fosfat Tembus 6 Kali Lipat Baku Mutu, Ikan di Sungai Jagir Surabaya Mati
“Hal seru yang didapatkan bisa berkenalan dengan teman baru dan dapat belajar di luar sekolah agar tidak jenuh,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan Surabaya River Fest 2026 ini diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama.
Ke-50 pelajar tersebut membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk komitmen untuk ikut menjaga kebersihan aliran Kali Surabaya dan kelestarian ikan lokal setelah menyelesaikan seluruh misi detektif sungai.
URL : https://jatimnow.com/baca-87719-ecoton-ajak-50-pelajar-sma-kenali-ekosistem-kali-surabaya-di-gresik