Pixel Code jatimnow.com

Gali Sumur, Dua Warga Trenggalek Tewas Tertimbun Longsor

Editor : Bramanta  
Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi di Trenggalek. (Foto: BPBD Trenggalek for jatimnow.com)
Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi di Trenggalek. (Foto: BPBD Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Nasib naas menimpa dua orang warga Desa Besuki, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Mereka tewas usai tertimbun longsor saat bekerja menggali sumur. Kedua korban diketahui bernama Jumiyo dan Nur Rohman. Proses evakuasi terhadap korban berlangsung cukup lama karena mereka berada di dasar sumur yang sempit. Petugas membutuhkan waktu hingga 10 jam untuk megevakuasi korban.

Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono mengatakan peristiwa tersebut bermula saat kedua korban bekerja membuat sumur kemarin siang. Saat sumur mencapai kedalaman sekitar 20 meter, tiba-tiba tanah dan bebatuan dari bibir sumur longsor. Keduanya langsung tertimbun longsoran tersebut.

"Korban terkubur material longsor dari bibir sumur, keduanya tertimbun kemarin sekitar pukul 11.27 WIB," ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Kejadian ini kemdian dilaporkan ke pihak berwajib. Sekitar pukul 15.00 WIB petugas gabungan BPBD Trenggalek, Basarnas Pos SAR Trenggalek, Polsek Panggul, Inafis Polres Trenggalek, TNI, serta relawan dan masyarakat mulai melakukan proses evakuasi. Proses evakuasi berlangsung rumit lantaran kedalaman sumur serta material tanah dan batu yang menimbun korban. Setelah berjuang lebih dari 10 jam bersama warga setempat, tim gabungan akhirnya berhasil mengangkat tubuh kedua korban dari dalam sumur.

Baca juga:
Dua Penggali Sumur di Trenggalek Tewas Tertimbun Tanah dan Batu

"Dua korban berhasil dievakuasi pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.15 WIB," tuturnya.

Usai dievakuasi, tim Inafis Polres Trenggalek bersama pihak medis langsung melakukan proses visum terhadap kedua jenazah di lokasi pada pukul 01.30 WIB. Setelah dipastikan tidak ada tanda-tanda kejahatan dan murni merupakan kecelakaan kerja, kedua jenazah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

Baca juga:
Sukses Konservasi Terumbu Karang, Wabup Trenggalek Resmikan Mutiara Dive Center

Seluruh rangkaian operasi evakuasi dinyatakan resmi selesai pada pukul 01.45 WIB. BPBD Trenggalek mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan potensi bahaya longsor saat melakukan pekerjaan penggalian tanah atau sumur di kedalaman tinggi.

"Kami mengimbau kepada warga untuk selalu waspada dan berhati-hati saat menjalankan aktivitas," pungkasnya.