Pixel Code jatimnow.com

Alarm BMKG: Hujan Petir Ancam 27 Daerah di Jatim, Ini Daftarnya

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Dadang Kurnia
Hujan petir (ilustrasi). (Foto: Freepik)
Hujan petir (ilustrasi). (Foto: Freepik)

jatimnow.com – Mengawali rutinitas di awal pekan, warga Provinsi Jawa Timur (Jatim) diimbau untuk sangat mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Setelah sempat mereda dan cerah pada akhir pekan lalu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Juanda kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca berskala masif untuk Senin (25/5/2026).

Berdasarkan data infografis terbaru yang dirilis pada pukul 08.25 WIB, cuaca ekstrem hari ini didominasi oleh meluasnya ancaman kilat dan badai petir yang menyelimuti lebih dari separuh wilayah Jawa Timur.

Tercatat ada lonjakan drastis dengan 27 kabupaten dan kota yang masuk dalam kategori Peringatan Dini Hujan Disertai Petir. Wilayah yang berpotensi terdampak sangat luas, membentang dari Pulau Madura, kawasan Tapal Kuda, pesisir utara, wilayah aglomerasi Surabaya Raya, hingga ujung barat Jatim.

Baca juga:
BMKG Prakirakan Cuaca Jatim Cerah Ceria di Akhir Pekan

Adapun daftar 27 wilayah yang terancam hujan disertai petir hari ini meliputi Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Kota Batu, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Lamongan, Lumajang, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pasuruan, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Tuban, Tulungagung, Magetan, dan Ngawi.

BMKG juga merilis daftar wilayah yang masuk dalam level Waspada (hujan sedang - lebat). Terdapat lima daerah yang diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas menengah hingga lebat hari ini, yakni Malang, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, dan Tuban.

Baca juga:
BMKG Pastikan Jatim Bebas dari Ancaman Cuaca Ekstrem Hari Ini

Bagi masyarakat yang membutuhkan prakiraan cuaca yang lebih detail hingga resolusi tingkat kecamatan dan desa/kelurahan, pembaruan data dapat diakses langsung melalui situs dan media sosial resmi BMKG Juanda.