jatimnow.com - Untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menjawab tantangan digitalisasi, Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN KHAS Jember, rampung mengikuti pelatihan pengembangan aplikasi mobile dan keamanan sistem. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, pada tanggal 27-30 April 2026 diikuti oleh seluruh staf TIPD.
Kepala TIPD, Subakri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keterampilan praktis (prakom) para peserta. Pelatihan ini diikuti oleh enam orang peserta utama serta satu orang dari LPM Prakom.
Fokus utama kegiatan ini adalah pengembangan aplikasi mobile serta penguatan aspek keamanan sistem. Ia juga menambahkan, saat ini kemampuan staf TIPD dalam pengembangan mobile masih perlu ditingkatkan.
Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi penting sebagai sarana penguatan kompetensi.
"Pelatihan ini kami adakan di lingkungan TIPD agar seluruh staf dapat ikut serta tanpa mengganggu pelayanan yang sedang berjalan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan TIPD mampu menangani proyek-proyek dengan tingkat risiko tinggi (high risk), khususnya dalam pengembangan sistem digital yang lebih kompleks.
Baca juga:
Mahasiswi IAT UIN KHAS Jember Lolos Simposium Internasional
Sementara itu, Wakil Rektor I UIN KJAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal menekankan pentingnya pelatihan yang bersifat praktis dan aplikatif. Ia mengapresiasi kegiatan ini karena menghadirkan narasumber yang memungkinkan peserta untuk langsung belajar dan mempraktikkan materi tanpa harus meninggalkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
“Di era digitalisasi saat ini, peningkatan skill di bidang aplikasi berbasis mobile menjadi suatu keharusan. Kita menyadari bahwa dalam beberapa aspek digitalisasi, kita masih tertinggal," ungkapnya.
"Saya berharap kegiatan ini menjadi jawaban bagi TIPD untuk berperan sebagai pengembang digitalisasi yang mampu mendukung program strategis Rektor,” lanjutnya.
Baca juga:
UIN KHAS Jember Siap Sambut dan Layani UM-PTKIN 2026
Ia juga berharap setelah pelatihan ini, akan ada tindak lanjut berupa perbaikan dan pengembangan aplikasi yang dapat disinergikan, termasuk integrasi melalui sistem Single Sign-On (SSO).
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber yang akan mendampingi peserta hingga hari Kamis, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan TIPD semakin siap dalam menghadapi tantangan transformasi digital serta mampu menghadirkan layanan teknologi yang lebih inovatif dan terintegrasi.