Pixel Code jatimnow.com

Gaya Sporty Chic Kebaya di Lapangan Padel Jakarta, Tetap Luwes dan Modis

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
Anastasia Siantar mengenakan pakaian tradisional saat mengikuti Padel Berkebaya di Bounce, Jakarta. (Foto:Indonesia Kaya/jatimnow.com)
Anastasia Siantar mengenakan pakaian tradisional saat mengikuti Padel Berkebaya di Bounce, Jakarta. (Foto:Indonesia Kaya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wajah dunia mode tanah air tengah mengalami pergeseran drastis. Kali ini, kebaya tak lagi sekadar penghuni lemari untuk acara formal atau pesta pernikahan.

Melalui inisiatif "Kita Berkebaya" dari Indonesia Kaya, pakaian tradisional ini justru melantai di lapangan olahraga dalam ajang bertajuk Padel Berkebaya di Bounce, Jakarta.

Langkah berani ini membuktikan bahwa kain nusantara punya fleksibilitas tinggi mengikuti gerak cepat perempuan perkotaan.

Di tengah dentuman musik dari DJ Ninda dan DJ Neysa, para peserta menunjukkan bahwa busana ini tetap nyaman meski harus mengejar bola di lapangan padel.

Program Director Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, melihat gerakan ini sebagai upaya membawa budaya ke dalam ruang personal anak muda secara alami. Menurutnya, inovasi ini bukan sekadar urusan kecantikan visual semata.

"Kami ingin kebaya tetap relevan meski dipakai untuk aktivitas yang memacu adrenalin. Harapannya, langkah ini ikut menggerakkan ekonomi para perajin dan desainer lokal kita," ujar Renitasari.

Kebaya kini merambah lapangan olahraga lewat ajang Padel Berkebaya. Bukti identitas tradisi tetap relevan dan nyaman dalam gaya hidup urban yang aktif. (Foto:Indonesia Kaya/jatimnow.com)Kebaya kini merambah lapangan olahraga lewat ajang Padel Berkebaya. Bukti identitas tradisi tetap relevan dan nyaman dalam gaya hidup urban yang aktif. (Foto:Indonesia Kaya/jatimnow.com)

Baca juga:
Padel di Surabaya Kini Lebih Sejuk, Urban Escape Gandeng Atap Mattaka

Sejumlah sosok populer seperti Ririn Ekawati, Anastasia Siantar, hingga Noi Aswari tampak memadukan kebaya dengan perlengkapan olahraga modern.

Padu padan ini menciptakan kesan sporty chic yang mendobrak pakem mode konvensional yang selama ini terkesan kaku.

Ririn Ekawati sendiri mengaku takjub dengan kenyamanan yang ia rasakan. Baginya, eksperimen ini menghapus stigma bahwa mengenakan pakaian adat itu merepotkan atau penuh aturan yang membebani.

Baca juga:
Sportrip Gerakkan Komunitas, Gandeng Kahf Sambangi Panti Asuhan di Surabaya

"Ternyata bermain padel memakai kebaya itu tetap terasa luwes. Ini jadi pesan kuat bahwa mencintai budaya bisa dilakukan dengan cara yang sangat personal dan tetap modis tanpa harus merasa terikat aturan kuno," ungkap Ririn.

Acara ini pun tidak hanya menyajikan tontonan olahraga. Kehadiran pasar kurasi yang menawarkan berbagai pilihan kebaya kontemporer semakin mempertegas posisi budaya sebagai entitas yang hidup.

Kolaborasi antara olahraga, musik, dan mode ini sukses mengirimkan pesan bahwa identitas bangsa mampu melebur sempurna ke dalam tren gaya hidup paling mutakhir sekalipun.