Pixel Code jatimnow.com

Persid Jember Minta Maaf atas Insiden Pelemparan Bus Persida Sidoarjo

Editor : Yanuar D   Reporter : Sugianto
Potongan video bus rombongan Tim Persida Sidoarjo dilempari batu (tangkapan layar)
Potongan video bus rombongan Tim Persida Sidoarjo dilempari batu (tangkapan layar)

jatimnow.com – Manajemen Persid Jember menyampaikan permohonan maaf atas insiden pelemparan batu terhadap bus rombongan Tim Persida Sidoarjo setelah laga tandang di Stadion Jember Sport Garden (JSG).

Video aksi pelemparan tersebut sempat viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat bus yang ditumpangi tim Persida dilempari batu oleh orang tak dikenal saat keluar dari area stadion menuju jalan raya, Senin (19/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

“Kami atas nama yayasan, manajemen, panpel dan mungkin termasuk Pemkab Jember memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden kemarin,” ujar Ketua Yayasan Persid Jember, Ardi Pujo Prabowo, Selasa (20/1/2026).

Ardi menegaskan, kejadian itu berlangsung di luar area stadion.

“Bahwa insiden yang terjadi kemarin, pelemparan bus ke Persida Sidoarjo itu terjadi di luar stadion,” sambungnya.

Menurutnya, pada Senin malam seluruh manajemen tim yang berlaga di JSG telah dipertemukan dalam mediasi yang difasilitasi Polres Jember. Pertemuan itu dihadiri perwakilan Persida Sidoarjo, Mojokerto Putra, dan Persiba Bangkalan.

“Kita duduk bareng bersama yang difasilitasi oleh Polres Jember. Intinya, kami akan memperbaiki itu. Kami akan membuat nyaman tim tamu yang akan bertanding dan berlaga di Jember Sport Garden,” ungkap Ardi.

Baca juga:
Persid Jember Panaskan Mesin Jelang 16 Besar Liga 4 Jatim, Fokus Penguatan Mental

Dari hasil kesepakatan, pertandingan berikutnya dipastikan tetap digelar di Stadion JSG dengan peningkatan pengamanan.

“Pertandingan yang dimulai besok tetap di JSG. Semalam sudah ada kesepakatan, aparat penegak hukum akan membantu pengawalan klub tamu agar nyaman dan aman bermain di JSG, sampai pulang ke hotel dengan aman,” tegasnya.

Meski demikian, pihak Persid mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga:
Santuni Anak Yatim Sebelum Bertanding, Persid Jember Raih Kemenangan

“Kami tidak mungkin bisa mengawasi dari lapangan sampai penonton pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya. Ia berharap dukungan masyarakat tetap diberikan dengan cara yang positif.

“Semoga ke depan hal-hal seperti ini tidak terjadi. Doakan Persid bisa berlaga di putaran nasional, kami juga akan mengajukan sebagai tuan rumah kembali,” tuturnya.

Ardi turut mengimbau suporter dan warga Jember tidak bertindak anarkis serta mendukung Persid dengan fanatisme dan nasionalisme yang sehat, tanpa merugikan klub kebanggaan mereka sendiri.