jatimnow.com - Puluhan jamaah pengajian Gus Iqdam di Alun-Alun Pacitan kecopetan, Selasa (28/1/2025) malam. Mereka mengaku kehilangan ponsel dan dompet.
Kasie Humas Polres Pacitan, Aiptu Thomas Alim Suheny, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari para korban. Total, ada 22 jamaah yang kehilangan barang berharga mereka, sebagian besar berupa ponsel.
“Semuanya digabung antara handphone dan dompet berjumlah 22 laporan. Rata-rata kehilangan handphone,” ujar Aiptu Thomas, Rabu (29/1/2025).
Salah satu korban, Edwin Aji Pratama, mengaku kehilangan handphone yang ia simpan di kantong samping celananya. Ia baru menyadari barangnya hilang setelah merasakan ada seseorang yang menyenggolnya saat ia sedang mengambil gambar di tengah kerumunan.
Baca juga:
Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat
“Saya sempat merasa ada yang menyenggol, tapi saya kira itu hanya jamaah lain yang berdesakan,” ungkap Edwin, seorang wartawan televisi lokal.
Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan dan upaya pelacakan untuk menemukan barang-barang yang hilang. Selain itu, polisi juga mengaku telah memberikan imbauan sebelum acara berlangsung untuk mengantisipasi kejadian seperti ini.
Baca juga:
FJN Apresiasi Kaji Beky, Santri Gus Iqdam yang Ulet dan Dermawan
“Kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk memberikan imbauan sebelum acara dimulai,” tambah Aiptu Thomas.
Pengajian Gus Iqdam di Pacitan ini dihadiri oleh ribuan jamaah yang datang dari berbagai daerah. Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap barang bawaannya saat berada di tengah kerumunan, terutama dalam acara yang dihadiri banyak orang.