Pixel Code jatimnow.com

Partai NasDem Klaim Dapat 7 Kursi DPRD Ponorogo

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Ahmad Fauzani
Ketua Bapilu Partai NasDem Ponorogo, Sunarto. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Ketua Bapilu Partai NasDem Ponorogo, Sunarto. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Partai NasDem tetap kokoh pada perolehan kursi DPRD Kabupaten Ponorogo. Partai yang dipimpin Surya Paloh ini meraih 7 kursi di DPRD Kabupaten Ponorogo berdasarkan hasil hitung internal.

Meskipun mengalami penurunan dari perolehan sebelumnya, Partai NasDem tetap menjadi tiga terbesar, dengan PKB mendapatkan 8 kursi dan PDI Perjuangan 7 kursi.

Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai NasDem Ponorogo, Sunarto, menyampaikan hasil hitung internal tersebut berdasarkan formulir C1.

"Dari 10 kursi yang diperoleh lima tahun lalu, kini Partai NasDem meraih 7 kursi,”ungkap Sunarto, Rabu (28/2/2024).

Rincian perolehan kursi tersebut adalah Dapil 1 (Babadan dan Ponorogo) dapat 1 kursi. Lalu Dapil 2 (Jenangan, Jetis, Mlarak, dan Siman) juga mendapatkan 1 kursi.

Kemudian Dapil 3 (Sooko, Pulung, Ngebel, Pudak, dan Sawoo), Partai NasDem dapat 1 kursi. Pun Dapil 4 (Slahung, Ngrayun, Bungkal, dan Sambit) dapat 1 kursi

Baca juga:
Ning Dini Tagih Gedung Permanen, Anak Sekolah Rakyat Tak Boleh Terus Menumpang

Lalu Dapil 5 (Balong, Badegan, dan Jambon) 1 kursi. Terakhir Dapil 6 (Kauman, Sukorejo, dan Sampung) mendapatkan 2 kursi

“Bahwa penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor,” tegas pria yang juga ketua DPRD Kabupaten Ponorogo.

Seperti satu anggota DPRD Ponorogo dari Partai NasDem dapil 2 yang tidak maju, Caleg Dapil 4 yang tidak meneruskan karena sakit, dan kurangnya maksimalisasi di Dapil 5.

Baca juga:
DPD NasDem Gresik Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah

Berikut prediksi 7 caleg Partai NasDem yang diperkirakan akan menduduki kursi di DPRD Ponorogo:

Mukridon Romdhoni (Dapil 1)
Sukirno (Dapil 2)
Agus Subiantoro (Dapil 3)
Pamuji S.Pd (Dapil 4)
Agus Mustofa (Dapil 5)
Sunarto (Dapil 6)
Isnani (Dapil 6)

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam