jatimnow alexametrics

Kerabat Ungkap Kondisi Balita di Kota Batu Dianiaya Calon Ayah Tiri

Editor : Arina Pramudita Reporter : Galih Rakasiwi
Kondisi balita NS usai menjadi korban penganiayaan calon ayah tiri. (Foto: Istimewa)
Kondisi balita NS usai menjadi korban penganiayaan calon ayah tiri. (Foto: Istimewa)

Kota Batu - Kondisi balita NS yang menjadi korban penganiayaan calon ayah tirinya, diungkap pihak keluarga. NS yang masih menjalani perawatan intensif disebut alami luka bakar akibat sulutan rokok dan siraman air panas.

NS yang berusia 2,5 tahun dirawat di RS Bhayangkara Hasta Brata Batu (Sebelumnya dikabarkan di RS Karsa Husada Batu), menerima tindakan penganiayaan dari W (25), warga Desa Beji, Kecamatan Junrejo, yang sudah ditahan kepolisian.

Baca juga: Balita di Kota Batu Dianiaya Calon Ayah Tiri, Disiksa hingga Disiram Air Panas

Ketika jatimnow.com mengunjungi ruang rawat NS di kamar Melati 4, Selasa (16/10/2021), NS tampak lemah. Beberapa kali ia merintih kesakitan karena merasa kulitnya panas.

"Memang ada luka bekas sulutan rokok dan siraman air panas. Hampir di seluruh bagian tubuhnya," ujat Tatik, kerabat korban.

Tatik mengurai awal mula pihak keluarga mengetahui NS menjadi korban penganiayaan. Menurutnya, peristiwa yang menimpa NS terungkap dari kecurigaan kakak kandung ibu korban yang melihat ada luka dan kulit melepuh di tubuh NS.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Saat C (19) ibu korban ditanyai, ia tidak mau menjawab, keluarga pun meminta bantuan perangkat desa serta tetangga.

"Awalnya kakak kandung ibunya curiga melihat luka korban. Tapi ketika ditanya, jawabnya karena gatal-gatal, kita kemudian melapor ke desa," tuturnya.

Tatik bersama kerabat lainnya, sempat kesulitan mendapatkan informasi penyebab dari luka yang dialami korban. Meskipun bukti secara fisik bisa dilihat jelas. Sementara ibu kandung korban tidak memiliki keberanian membeberkan apa yang menimpa putri semata wayangnya itu.

"Ibunya gak mau terbuka, mungkin karena tertekan atau takut sama pelaku. Jadi kita harus mendesak, baru menyampaikan. Itu saja tidak detil," ungkap Tatik.

Usai didesak, C baru membeberkan siapa pelaku penganiayaan terhadap NS, yang tak lain adalah calon suaminya sendiri.

"Pelaku calon suami ibunya. Kami sudah melaporkan kasus ini ke polisi, dan pelaku telah mengakui dan diamankan sekarang," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu, MD Furqon menegaskan bila korban segera menjalani operasi untuk menyembuhkan luka yang diderita.

"Seperti luka yang ada di bagian bibir atas korban. Nanti semua biaya perawatan korban akan ditanggung oleh Pemkot Batu," tuturnya.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif