jatimnow alexametrics

Pengembangan UMKM dan Wisata Pantai Cemara Menuju Banyuwangi Rebound

Editor : Redaksi
Bupati Ipuk tanam pohon mangrove di pesisir Banyuwangi
Bupati Ipuk tanam pohon mangrove di pesisir Banyuwangi

Banyuwangi – Gerakan pemulihan sosial-ekonomi yang digagas Pemkab Banyuwangi di masa Pandemi Covid-19 dengan mengembangkan destinasi wisata terus dilakukan untuk menyongsong 'Banyuwangi Rebound'.

Salah satu dukungan datang dari PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) yang menggeber program pelatihan serta prasarana untuk pengembangan UMKM dan pariwisata di destinasi Pantai Cemara, Banyuwangi.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/hotel-sahid-surabaya-2222-best-wedding-dates.jpg

"Kita sedang menyiapkan apa yang disebut sebagai gerakan ’Banyuwangi Rebound’. Ada sosial, ekonomi, dan sebagainya. Termasuk pariwisata. Terima kasih BTN telah mendukung program ini. Kolaborasi pemerintah daerah dan BUMN menjadi variabel penting untuk mewujudkan ’Banyuwangi Rebound’," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam siaran pers ke redaksi, Senin (25/10/2021).

Bank BUMN itu menggeber pelatihan penguatan daya saing bagi pengelola wisata dan pelaku UMKM, penanaman 10.000 pohon mangrove di kawasan pesisir, pelepasan 1.000 tukik, dan renovasi serta pemberian alat usaha produktif bagi pemilik usaha warung di kawasan destinasi Pantai Cemara.

Menurut Ipuk, kolaborasi ini semakin melengkapi berbagai skema pemulihan ekonomi Banyuwangi, khususnya untuk sektor usaha rakyat.

Sejumlah program telah dijalankan di antaranya ongkos kirim graris ke ke seluruh Indonesia untuk UMKM, pendampingan UMKM untuk go digital hingga sertifikasi, jemput bola membantu UMKM dalam mengurus izin usaha, program bantuan peningkatan kapasitas warung-warung kecil, Hari Belanja ke Pasar dan UMKM setiap bulannya pada tanggal-tanggal tertentu, hingga bantuan kepada ribuan PKL selama masa PPKM.

"Kita juga menjalankan program 'Jagoan Banyuwangi' untuk membuat anak-anak muda tetap giat berwirausaha meskipun di masa pandemi yang sulit,” ujarnya.

Bagi Ipuk, penanaman 10 ribu pohon mangrove di kawasan pesisir juga sangat mendukung pariwisata Banyuwangi.

"Kami menjual ekoturisme, yakni pariwisata berbasis alam. CSR dari BTN ini sangat mendukung konservasi alam yang memang terus kita giatkan di Banyuwangi, termasuk di kawasan pesisir," katanya.

CSR tersebut telah diserahkan secara simbolis oleh Direktur Compliance and Legal BTN, Eko Waluyo, kepada Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di destinasi wisata Pantai Cemara, akhir pekan lalu

"Kami melihat Banyuwangi terus bergerak pulih dari pandemi. Inovasi-inovasi terus dijalankan. Ini sangat layak diapresiasi, sehingga BTN memberikan dukungan. Semoga sinergi yang baik ini bisa terus kita lanjutkan," kata Eko Waluyo.

Eko menyebut, sinergi yang baik bersama Pemkab Banyuwangi juga sangat mendukung pencapaian program-program yang telah dicanangkan BTN. Misalnya, untuk target pembiayaan perumahan.

"Realisasi pembiayaan perumahan di Banyuwangi cukup bagus untuk ukuran di masa pandemi Covid-19. Tentu ini tak lepas dari dukungan pemerintah daerah. Semoga BTN bisa memberikan kontribusi yang lebih besar untuk menopang kebutuhan perumahan masyarakat Banyuwangi," ujarnya.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif