jatimnow alexametrics

Gowes Bersarung Pemkab Ponorogo Pecahkan Rekor MURI

Editor : Arina Pramudita Reporter : Mita Kusuma
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pecahkan rekor MURI dalam momentum HSN 2021. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pecahkan rekor MURI dalam momentum HSN 2021. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pecahkan rekor MURI dalam momentum Hari Santri Nasional (HSN), Minggu (24/10/2021). Sebanyak 6.221 warga turut serta dalam pemecahan rekor aksi bersepeda menggunakan sarung dan peci terbanyak.

"Ini pemecahan rekor baru. Terbanyak bersepeda menggunakan sarung dan peci," ujar Anggota MURI, Sri Surya Widiyati.

Dia menjelaskan, rekor ini merupakan yang kesembilan. Sebelumnya ada pemecahan rekor MURI Penari Jathil terbanyak, pagelaran Reog Dadak Merak terbanyak, dan lain-lain.

Bupati Ponorogo H Sugiri Sancoko yang turut serta dalam memecahkan rekor, mengaku kerepotan saat bersepeda dengan mengenakan sarung. Namun, ia merasa bangga dan bisa mengatasi masalah tersebut.

Dia mengatakan, acara itu sekaligus sebagai momentum HSN 2021 dan untuk mengingatkan bahwa pecahnya perang 10 November diawali dari resolusi jihad KH Hasyim Asy'ari.

"Yakin salah satu Syekh Hasyim Asy'ari," tegasnya.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

Sugiri ingin generasi muda tahu bahwa santri berperan besar dalam mempertahankan kemerdekaan. Pun berharap generasi muda saat ini juga berjihad.

"Hari ini resolusi itu masih sangat terngiang dan saya ingin jihad. Tidak perang, melainkan melawan pandemi covid 19," terangnya.

Masih menurut Sugiri, jihad bisa berupa yang belum sadar vaksin, juga melakukan promosi dan menerapkan protokol kesehatan.

Aksi bersepeda juga untuk melakukan napak tilas dari titik awal Masjid Tegalsari menuju Jalan Hos Cokroaminoto dan berakhir di alun-alun Ponorogo.

"Begini, saya mengambil maskot kenapa membangun Hos Cokroaminoto agar generasi muda paham bahwa Hos Cokroaminoto lahir di Ponorogo. Tentu lahir dari Tegalsari," urainya.

Pemkab Ponorogo mencetak rekor MURI bersepeda mengenakan sarung dan peci.Pemkab Ponorogo mencetak rekor MURI bersepeda mengenakan sarung dan peci.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE