jatimnow alexametrics

Jenazah Pasien di Probolinggo Diangkut Motor Roda 3, RS dan Keluarga Berdamai

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Mahfud Hidayatullah
Jenazah Pasien di Probolinggo Diangkut Motor Roda 3, RS dan Keluarga Berdamai

jatimnow.com - Permasalahan meninggalnya pasien Rumah Sakit Umum (RSU) Wonolangan, Kabupaten Probolinggo yang diangkut menggunakan roda tiga karena tidak mampu menyewa ambulans disebut telah selesai.

"Permasalahan soal jenasah yang diangkut dengan motor roda tiga itu hanya miskomunikasi saja antara keluarga dengan pihak rumah sakit," kata Direktur RSU Wonolangan, Indra Gunawan, Senin (7/6/2021).

Ia menyebut jika pasien yang meninggal tersebut memang sudah tercover biaya BPJS. Namun untuk jasa ambulans, tidak dibiayai oleh BPJS.

"Jadi ada biaya untuk jasa transportasi ambulans. Namun besarannya bukan Rp 800 ribu yang dibebankan ke jenasah Pak Supo. Saat itu pihak manajemen meminta biaya jasa sebesar Rp 175 ribu saja karena biaya juga diukur dari jarak tempuh," ujar dia.

Baca juga: Tak Mampu Sewa Ambulans, Jenazah Pasien di Probolinggo Diangkut Motor Roda Tiga

Sayangnya, saat pihak rumah sakit belum selesai berkoordinasi, pihak keluarga pasien tidak sabar dan langsung membawa jenazah dengan mengunakan angkutan roda tiga.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

"Jadi permasalahan kemarin hanya persolan kesalahpahaman saja. Kita sudah ketemu dengan pihak keluarga almarhum terkait hal itu," tegasnya.

Perwakilan keluarga pasien, Nur Ali Husein mengatakan peristiwa kemarin menjadi pembelajaran kepada semuanya dan menjadi bahan evaluasi bersama.

Menurutnya, warga miskin semuanya belum bisa tercover dari BPJS termasuk soal jasa jenasah diangkut dengan mobil ambulans rumah sakit.

"Seharusnya warga miskin sudah terbebaskan dari biaya apapun. Dia dibawa ke rumah sakit saja dia pakai BPJS. Namun buktinya jasa angkut jenasah masih pakai biaya," ujarnya.

Ia juga berharap, agar pihak manajemen untuk merubah pola pelayanan yang terlalu panjang.

"Tolong kedepannya jangan sampai hal itu terjadi lagi," ujarnya.

Kapolsek Dringu Kabupaten Probolinggo, Iptu Bagus Permana mengatakan persoalan itu sudah terselesaikan antara pihak manajemen RSU Wonolangan dengan pihak keluarga pasien yang meninggal dunia.

"Kami sudah memediasi kedua belah pihak dan tidak ada persoalan lagi," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Sutopo (63), warga Dusun Parsean, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu yang meninggal di Rumah Sakit Umum (RSU) Wonolangan diangkut menggunakan motor roda tiga pada Sabtu (5/6) petang.

 

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE