Pixel Code jatimnow.com

KPK Kembali Periksa Pejabat Pemkab Mojokerto Terkait Kasus Eks Bupati MKP

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Achmad Supriyadi
Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Dua pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ), Senin (19/4/2021).

Pemeriksaan dilakukan di lantai 2 Gedung Utama Aula Hayam Wuruk Mapolres Mojokerto Kota dengan penjagaan dua personel dari propam.

Kedua pejabat itu diperiksa KPK terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat eks Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa senilai Rp 82 miliar.

Dari informasi yang didapat, dua saksi yang diperiksa KPK yaitu Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Mojokerto dan juga mantan Camat Ngoro Tahun 2011-2014, Mokh Riduwan dan Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin.

Baca juga:
Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Ponorogo, Ini Pernyataan Resmi Lisdyarita

Tampak juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Muhamad Hidayad dan Kepala BPKAD Mieke Juli Astuti.

"Nggak. Saya minta ditunda saja (pemeriksaan saksi). Soalnya besok nggak bisa," ujar Hidayad saat ditanya wartawan.

Baca juga:
Termasuk Sugiri, KPK Tangkap 13 Orang Dalam OTT di Ponorogo

Sementara Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, Iptu Hari Siswanto membenarkan bahwa penyidik anti rasuah itu meminjam tempat untuk pemeriksaan.

"Iya, kita sudah sediakan tempat. Kalau materi yang tahu hanya KPK," pungkasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam