Pilwali Surabaya 2020

Machfud Arifin: Sabar, Kita Tunggu Keputusan Final KPU

jatimnow.com - Calon Wali Kota Surabaya Nomor Urut 02 Machfud Arifin mengucapkan terima kasih kepada seluruh partai politik (parpol), relawan hingga elemen masyarakat mendukungnya sepanjang Pilwali Surabaya 2020.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarkan kepada partai pengusung, para relawan, simpatisan dan seluruh masyarakat Surabaya yang telah memberikan hak pilihnya hari ini," ujar Machfud Arifin didampingi Mujiaman Sukirno di kediamannya, Rabu (9/12/2020).

Meski dari hasil perhitungan cepat (quick count) masih tertinggal, mantan Kapolda Jatim ini menyebut masih akan menunggu hasil perhitungan resmi yang dikeluarkan KPU Surabaya.

"Dari pihak kami dan ketua-ketua partai sedang merumuskan bagaiman menyikapi hasil quick count," jelas Machfud Arifin.

"Ini baru quick count belum pada tahapan perhitungan di KPU. Itu yang harus kita ikutin bersama nantinya. Dari tim kami akan ngikutin sampai pada keputusan final di KPU," tegasnya.

Machfud Arifin juga menyebut bahwa pihaknya bersama seluruh tim dan partai pengusung maupun pendukung akan merumuskan langkah-langkah ke depan berikutnya untuk menyikapi perolehan suara yang ada saat ini.

"Tunggu, sabar, sampai hitungan secara resmi oleh KPU," tambahnya.

"Saya selalu berkeyakinan bahwa apa yang kita lakukan bersama Pak Mujiaman, berupaya, berikhtiar dan berdoa. Keputusan itu adalah di tangan Allah SWT. Menang kalah bagi kami nggak ada masalah, bukan hak kami untuk menentukan itu," sambung Machfud Arifin.

Di depan puluhan awak media, Machfud Arifin tampak bercanda dan melempar tawa sebelum dan sesudah memberikan pernyataan.

Sementara Ketua Golkar Surabaya Arif Fatoni mengatakan, meski Paslon MAJU tertinggal dalam quick count, tapi pihaknya masih menunggu hasil akhir rekapitulasi dari KPU.

"Kami masih input karena saksi MAJU masih bekerja di lapangan. C1 belum kelar. Jadi setelah semua lengkap dan terang akan didapatkan hasilnya," tutur Thoni-sapaan Arif Fathoni.

"Kita menghormati hasil quick count yang diselenggarakan beberapa lembaga survei yang sudah ditayangkan di beberapa televisi. Namun rekapitulasi KPU belum ada. Jadi kami akan menunggu," ungkap dia.

Saat ditanya terkait pasangan Eri Cahyadi-Armudji (Erji) yang telah mendeklarasikan kemenangan atas hasil quick count, Thoni masih enggan berkomentar.

"Sah sah saja kalau sudah merayakan. Yang pasti kami menghormati, tapi kami meminta masyarakat untuk menunggu hasil rekapitulasi dari KPU," paparnya.

Thoni mengakui jika pilkada yang harus dilakukan di tengah pandemi ini berpengaruh terhadap masyarakat untuk menyalurkan suaranya.

"Pandemi berpengaruh karena banyak pemilih yang tidak datang. Karena memang pertama kali pilkada di masa pandemi. Parpol pengusung sudah edukasi politik tentang prokes. Lalu kalau proses TPS juga sudah. Namun efeknya belum signifikan. Covid ini masih jadi bayang-bayang," urainya.

Terkait apakah nantinya ada langkah lanjutan terkait perolehan suara yang saat ini didapat oleh pasangan MAJU, Thoni menyebutnya belum ada.

"Belum ada. Menunggu laporan dan C1. Komperehensif. Masih belum masuk 100 persen belum mau berandai-andai. Kurang dari 50 persen," tegasnya.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top