Pilihan Pembaca: Keharmonisan MA-Lita Jadi Panutan hingga Kecelakaan

jatimnow.com - Berita keharmonisan Machfud Arifin dan Bu Lita panutan warga menjadi pilihan pembaca pada Minggu (18/10/2020).

Selanjutnya dugaan penculikan dua bocah di Probolinggo yang ditemukan di kebun jagung serta mobil pikap asal Malang terguling di Banyuwangi yang mengakibatkan pengemudi terluka.

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Ketua Muslimat NU Surabaya: Keharmonisan Pak MA-Bu Lita Panutan Warga

Potret keharmonisan Machfud Arifin (MA) dan Lita, istrinya patut menjadi panutan bagi masyarakat Surabaya. Keduanya mulai membina keluarga pada 5 Oktober 1990 atau 30 tahun silam.

Machfud Arifin yang lahir dan besar di Surabaya ini dikenal sukses menapaki karir sebagai polisi dengan pangkat jenderal bintang dua saat pensiun. Kecintaan Machfud Arifin terhadap keluarga membuat rumah tangganya selalu harmonis dan karirnya sukses.

Untuk merayakan perjalanan 30 tahun rumah tangganya, Machfud Arifin dan Lita menggelar acara khusus. Dalam acara yang dihadiri oleh keluarga dan orang-orang dekatnya itu, Machfud Arifin sengaja membuat puisi khusus untuk istri tercintanya.

Diduga Diculik, Dua Bocah di Probolinggo Ditemukan di Kebun Jagung

HR (6) dan AH (6), dua bocah asal Dusun Talang, Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo diduga menjadi korban penculikan. Setelah dicari, keduanya ditemukan di kebun jagung tak jauh dari perkampungan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 Wib, Sabtu (17/10/2020). Warga beramai-ramai melakukan pencarian hingga berhasil menemuka dua bocah tersebut.

Kapolsek Gending, Polres Probolinggo, AKP Ohim mengatakan, saat anggotanya tiba di lokasi, kedua korban sudah ditemukan bersama warga.

Mobil Pikap asal Malang Terguling di Banyuwangi, Pengemudi Terluka

Sebuah mobil pikap dengan nopol N 8096 DM terguling di Jalan Raya Kalibaru, Banyuwangi, Minggu (18/10/2020). Pikap itu bermuatan janur dari Malang dengan tujuan Denpasar, Bali.

Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Ipda Nanang Wardhana menyebut bahwa pikap itu dikemudikan Ropi'i (39), asal Desa Gumantuk, Kecamatan Maduran, Kabupaten Malang. Sedangkan pemilik janur yaitu Supriadi (60), warga Desa Srigading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.

Nanang menambahkan, kecelakaan tunggal itu terjadi diduga saat mobil pikap menghindari pemotor dari arah berlawanan.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top