Pilihan Pembaca: Bandit Bercelurit Dimassa hingga Anak Robohkan Rumah

jatimnow.com - Tiga berita menjadi pilihan pembaca pada Selasa (22/9/2020). Ketiga berita itu adalah bandit motor bercelurit yang keok dihajar warga, pria ini minta sumpah Al Quran karena dituduh dukun santet oleh keluarganya serta viral anak robohkan rumah yang bakal ditempati ibunya.

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Bandit Motor Bercelurit di Pasuruan Keok Dihajar Warga

Seorang bandit motor babak belur dihajar warga Magersari, Pandaan, Pasuruan setelah tepergok mencuri motor. Residivis ini menyerah di tangan warga meski telah mempersenjatai diri dengan celurit.

Bandit motor itu bernama Timbul (45), warga Pendopo, Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Dia dihajar warga sekitar pukul 11.30 Wib, Senin (22/9/2020).

Dituduh Dukun Santet, Pria Banyuwangi ini Minta Sumpah Al Quran

Asbollah (55), asal Dusun Patoman, Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi itu menahan ketakutan karena dituduh mempunyai ilmu santet oleh saudaranya sendiri.

Asbollah dituduh menjadi dukun santet dan dianggap membuat sakit keponakannya sendiri oleh istri adik kandungnya yang bernama Nur Hayati (43).

Tuduhan itu berawal dari keponakan Asbollah mengalami bengkak di bagian kaki. Selama keponakannya yang berumur 10 tahun itu sakit, mereka sempat membawanya ke dokter tapi tidak kunjung sembuh.

Viral Anak di Ponorogo Robohkan Rumah yang Bakal Ditempati Ibunya

Sebuah rumah di Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo dirobohkan, diduga terkait warisan. Video perobohan rumah itu pun viral di media sosial.

Video itu salah satunya diposting akun Mas Adhi di Grup Facebook ICWP (Info Cepat Wilayah Ponorogo Tanpa Sensor). Akun ini memposting dua video dengan caption 'korban janji'.

Video pertama berdurasi 20 detik dan video kedua berdurasi 11 detik. Dua video itu berisi sebuah alat berat merobohkan rumah tanpa terdengar percakapan apapun.

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top