jatimnow alexametrics

Ketua DPRD ini Keracunan Makanan Bersama Tunangannya

Editor : REPUBLIKA.co.id Reporter : REPUBLIKA.co.id
Ilustrasi warga keracunan dirawat di rumah sakit
Ilustrasi warga keracunan dirawat di rumah sakit

jatimnow.com - Mengalami keracunan diduga setelah menyantap makanan dan minuman olahan pisang, seorang Ketua DPRD dan tunangannya, harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Wakil rakyat itu merupakan Ketua DPRD Cianjur bernama Ganjar Ramadhan. Dia dibawa mendapat pertolongan medis di RSUD Cianjur setelah mengalami keracunan makanan dan minuman olahan pisang.

"Tidak lama setelah menyantap makanan dan minuman tersebut, Ganjar mengeluh sakit perut, mual dan disertai muntah dan langsung minta dibawa ke rumah sakit," kata Irfan Aulia Budiman, Asisten Pribadi Ketua DPRD Cianjur Ganjar Ramadhan kepada wartawan, Senin (18/11/2019).

Tidak hanya Ganjar, tunangannya bernama Annisa Puspanagara (25), juga mengalami hal sama setelah menyantap makanan dan minuman tersebut. Annisa juga dibawa ke rumah sakit yang sama.

"Makanan dan minuman olahan pisang itu dibeli sekitar Jalan Dr Muardi-By pass, Cianjur. Keterangan dokter, Ganjar dipastikan mengalami keracunan, tapi penyebabnya masih harus dilakukan observasi," ujarnya.

Hingga siang ini, kondisi Ganjar sudah mulai membaik, meskipun masih mengeluhkan sakit kepala dan mual.

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/gempur-rokok-ilegal-portrait-1.jpg

"Kondisinya sudah membaik dibandingkan sebelum mendapat penanganan medis," tambahnya.

Terkait keracunan makanan itu, pihaknya telah melaporkannya ke otoritas berwajib. Ia menyerahkan penyelidikan dan penyidikan pada aparat penegak hukum.

Sementara RSUD Cianjur masih melakukan observasi dan uji laboratorium terkait dugaan keracunan yang menimpa sang Ketua DPRD Cianjur dan tunangannya itu.

Direktur Utama RSUD Cianjur Ratu Tri Yulia menyebut, dari gejala yang muncul mulai dari muntah-muntah, pusing dan diare, kemungkinan keduanya mengalami keracunan.

"Kami masih menunggu hasil uji laboratorium, namun dugaan sementara keracunan makanan yang disantap. Saat ini keduanya masih dalam masa perawatan di ruang rawat inap, kondisinya sudah membaik," tambahnya.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif