Pixel Code jatimnow.com

Tabrakan Tiga Motor di Ngawi, Dua Pelajar Tewas dan Tiga Luka

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Mita Kusuma
Salah satu motor yang terlibat dalam kecelakaan di Ngawi
Salah satu motor yang terlibat dalam kecelakaan di Ngawi

jatimnow.com - Dua pelajar tewas dalam kecelakaan di Jalan Raya Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jumat (20/9/2019) dinihari. Kecelakaan itu melibatkan tiga motor.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto mengatakan, kecelakaan bermula saat motor Honda GL Max bernopol AE 4373 KY arah utara atau Solo menuju selatan atau Ngawi. Motor itu dikendarai Dika (16) membonceng Puput (15), tanpa memakai helm dan tidak menyalakan lampu utama.

Sampai di lokasi, kedua pelajar itu menggeber motornya untuk mendahului kendaraan roda empat yang tidak diketahui identitasnya. Saat mendahului itulah, dari arah sebaliknya melaju motor Honda C70 yang ditumpangi Ardian (16) dan Zandika Ardinata (15). Karena jarak terlalu dekat, terjadilah kecelakaan itu.

"Para pengendara motor yang terlibat kecelakaan itu semuanya tidak berhelm," ungkap Yanto.

Baca juga:
Pelajar Asal Kediri Tewas Usai Alami Kecelakaan di Tulungagung

Saat kedua motor terlibat tabrakan, dari arah belakang melaju motor Honda C70 lainnya dan langsung menabrak motor Honda GL Max tersebut. Akibatnya, kelima pengendara motor itu semuanya mengalami luka.

"Dua orang di antaranya meninggal dunia di lokasi," terang Yanto.

Baca juga:
Tertabrak Mobil Dari Belakang, Ibu Rumah Tangga di Tulungagung Tewas Kecelakaan

Dari hasil identifikasi, korban tewas dalam kecelakaan itu adalah Dika (16), warga Desa Sidomakmur, Kecamatan Widodaren dan Ardian (16), warga Desa Mojokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Tiga pengendara lainnya mengalami luka.

Diduga Hendak Tawuran, 10 Pemuda Diamankan Polda Jatim
Peristiwa

Diduga Hendak Tawuran, 10 Pemuda Diamankan Polda Jatim

Penindakan dilakukan oleh Tim Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Jatim saat mendapati konvoi empat kendaraan bermotor yang ditumpangi 10 pemuda berboncengan di sekitar kawasan Masjid Al Akbar Surabaya