Pixel Code jatimnow.com

Diduga Hendak Tawuran, 10 Pemuda Diamankan Polda Jatim

Editor : Bramanta  
Foto: Pemuda yang diamankan karena diduga hendak tawuran. (Polda Jatim/jatimnow.com)
Foto: Pemuda yang diamankan karena diduga hendak tawuran. (Polda Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com-Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengamankan 10 pelajar di Surabaya yang diduga hendak melakukan aksi tawuran pada Selasa (13/1/2026) dini hari. Para remaja tersebut rata-rata berusia 17 tahun dan diketahui mengenakan atribut kelompok gangster.

Penindakan dilakukan oleh Tim Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Jatim saat mendapati konvoi empat kendaraan bermotor yang ditumpangi 10 pemuda berboncengan di sekitar kawasan Masjid Al Akbar Surabaya, sekitar pukul 03.00 WIB.

Ipda Dheni Okta, anggota Tim Perintis Presisi Dirsamapta Polda Jatim, mengatakan petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap rombongan tersebut karena gerak-geriknya mencurigakan.

“Kami menemukan konvoi empat kendaraan bermotor dengan total 10 pemuda berboncengan. Saat dilakukan pemeriksaan awal, tidak ditemukan senjata tajam,” ujarnya.

Meski tidak ditemukan senjata tajam, hasil pendalaman petugas menunjukkan adanya indikasi kuat rencana tawuran. Polisi mendapati atribut kelompok gangster yang dikenakan para pelajar tersebut, serta menemukan konten berupa video yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran di dalam ponsel mereka. Bahkan, salah satu di antaranya diduga berperan sebagai admin akun media sosial kelompok gangster.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para remaja tersebut diduga akan menuju kawasan Jalan Lingkar Mas untuk melaksanakan tawuran.

Baca juga:
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Dari hasil pengecekan ponsel, kami menemukan video yang diduga terkait tawuran serta adanya admin akun gangster. Mereka diduga akan melakukan tawuran di Jalan Lingkar Mas,” imbuhnya.

Selanjutnya, polisi menyerahkan 10 pelajar beserta kendaraan dan barang bukti lainnya ke Polsek Jambangan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut serta pembinaan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Polda Jatim mengimbau peran aktif orang tua dan lingkungan sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas remaja, khususnya pada jam malam, guna mencegah keterlibatan anak-anak dalam aksi kekerasan dan kelompok gangster.

Baca juga:
Diduga Korsleting Listrik, Tempat Biliar di Nginden Surabaya Terbakar

 

Reporter: Fatkur Rizky