jatimnow alexametrics

Ingin Cicipi Pukis Arab saat Buka Puasa di Surabaya? Ini Tempatnya

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Salah satu penjual Pukis Arab di Surabaya
Salah satu penjual Pukis Arab di Surabaya

jatimnow.com - Selain dikenal sebagai pusat wisata religi, kawasan Makam Sunan Ampel Surabaya juga dikenal sebagai surganya jajanan takjil dan beraneka ragam menu berbuka puasa. Salah satu yang paling diburu adalah Kue Pukis Arab.

Ya, karena hanya di sanalah Pukis Arab dapat dijumpai pada Bulan Ramadan. Sesuai dengan namanya, Pukis Arab ini memang dibuat oleh orang-orang yang beretnis Arab dan tinggal di sekitar Makam Sunan Ampel. Namun nama Pukis Arab itu merupakan sebutan dari warga lokal untuk mempermudah penyebutannya.

Dari bentuknya, Pukis Arab ini tidak berbeda dengan pukis pada umumnya. Namun hanya ukuran dan bentuknya saja yang membedakan. Sebab adonan pukis ini juga sama, yaitu berbahan dasar tepung terigu, telur ayam dan santan dengan rasa perpaduan antara roti kukus dan apem.

Pukis Arab memiliki bentuk lebih menyerupai jamur dengan warna oranye kecoklatan dan sedikit gosong. Pukis ini berukuran cukup besar, sekepalan tangan pria dewasa.

Sarifah, salah satu pedagang Pukis Arab mengaku selama Bulan Suci Ramadan, ia menjajakan Pukis Arab yang dibuatnya di Jalan Kyai Haji Mas Mansyur mulai pukul 15.00-17.00 Wib.

"Pukis Arab ini biasanya saya jual dengan harga Rp 8 ribu per bijinya. Sekitar 100-200 biji bisa habis hanya dalam waktu satu jam," ungkap Sarifa, Selasa (7/5/2019).

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Sarifa mengaku selama bulan ramadan, penjualan Pukis Arab miliknya mengalami kenaikan omzet hingga dua kali lipat dibanding hari biasa.

"Kalau puasaan begini Pukis Arab yang paling dicari pembeli. Tapi untuk menu takjil, saya juga jual kue lumpur, ote-ote, martabak dan samosa," tambahnya.

Sementara Emi Sumiati, pelanggan setia Pukis Arab mengaku sering membeli Pukis Arab untuk takjil keluarganya di rumah. Karena selain mengenyangkan, kue ini juga tahan lama.

"Saya paling sering beli Pukis Arabnya itu, karena selain mengenyangkan harganya juga standar. Tapi biar tidak bosan saya juga beli martabak," ujar Emi.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif