jatimnow.com - Delapan awak kapal tunda (tugboat) TB MT20-1301 selamat dari insiden kecelakaan laut setelah kapal yang mereka kemudikan karam di perairan barat Pulau Bawean, Jawa Timur.
Seluruh korban berhasil menyelamatkan diri ke atas tongkang sebelum akhirnya dievakuasi oleh kapal penolong yang melintas.
Para awak kapal sempat bertahan di atas tongkang tarik hingga kapal pengangkut minyak SPOB BRM400 menemukan mereka dan memberi pertolongan awal di tengah laut.
Baca juga: Operasi KM Virgo Transport 8: 10 Korban Evakuasi, 83 Masih Dicari
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., menjelaskan bahwa informasi penyelamatan tersebut diterima melalui sambungan radio marine saat tim SAR mengerahkan KN SAR 249 Permadi ke titik lokasi.
"Saat kabar penyelamatan diterima, KN SAR 249 Permadi berjarak sekitar 16 mil laut dari kapal SPOB BRM400 yang sedang berlayar menuju Semarang," kata Nanang.
Mengingat arah pergerakan kapal penyelamat menuju Jawa Tengah, Basarnas memilih memantau pergerakan kapal dari jarak jauh dan mengalihkan koordinasi ke penanganan darat.
Baca juga: Tim SAR Perluas Pencarian ABK MT Kusuma 1 yang Jatuh di Perairan Sampang
Operasi penyambutan langsung disiapkan bersama Kantor SAR Semarang serta otoritas maritim setempat.
Tim SAR Semarang menerjunkan armada RIB 01 dari Pelabuhan Tanjung Emas untuk mencegat SPOB BRM400 di titik sekitar tiga mil laut sebelum dermaga.
Petugas memastikan seluruh korban dalam keadaan sehat tanpa cidera serius sebelum kapal bersandar.
Baca juga: Misteri Perahu Menyala Tanpa Awak Terjawab, Nelayan Sumenep Ditemukan Meninggal
Seluruh penyintas yang terdiri dari Nakhoda Laode Hartoni (31) bersama tujuh anggotanya, Agus Sukris D. (53), Angga Sukmanegara (38), Muhamad Irfan (30), Arsuki (25), Lulus Faesal P. (24), Iis Agus S. (25), dan Satriadi (24), tiba di Dermaga Nusantara, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.
Setibanya di darat, para korban langsung diserahterimakan ke Kantor KSOP Utama Tanjung Emas serta tim Karantina Kesehatan untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan dan pendataan administratif terkait insiden tenggelamnya kapal tersebut.