jatimnow.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan survei lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung. Pembangunan Sekolah Rakyat akan dilengkapi fasilitas olahraga hingga asrama untuk para siswa. Rencananya Sekolah Rakyat ini akan berada di samping Rusunawa Jepun.
Kabid Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Dinsos Tulungagung, Efif Sakti Wibowo mengatakan, tim survei dari Kementerian PU meninjau lokasi untuk melihat kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat. Mereka melakukan pengecekan terkait ketersediaan listrik, akses mobilitas, sumber air dan tanaman yang berada di lahan tersebut.
"Dari survei kelihatannya tim puas dengan lahan yang kami usulkan dan semoga bisa segera realisasi pembangunan tahun ini," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Baca juga: Gagal Bobol Kotak Amal, Pria Asal Kediri Pingsan Usai Terjatuh Dari Motor
Nantinya akan disediakan dua akses jembatan masuk ke Sekolah Rakyat. Satu jembatan di Rusunawa Jepun dan satu jembatan akan dibangun di timur Rusunawa. Terkait sumber listrik dan air sudah dipastikan aman.
"Di lahan ada tanaman tebu dan sudah tidak ada kontraknya. Jadi sewaktu-waktu bisa ditebang," terangnya.
Baca juga: Capaian Investasi Semester Awal di Tulungagung Telah Penuhi Target Setahun
Lahan yang diusulkan menjadi Sekolah Rakyat merupakan aset dari Pemkab Tulungagung. Adapun luasanya mencapai 5,2 hektare yang terbagi dalam dua bidang karena terpisah sungai.
"Akan terbagi menjadi dua bidang. Satu berada di utara Rusunawa dan satunya berada di timur Rusunawa," jelasnya.
Untuk lahan yang berada di utara Rusunawa akan digunakan menjadi pusat sarana olahraga. Sedangkan lahan di bagian timur akan dibangun asrama dan pusat pembelajaran.
Baca juga: Hadiri Pengukuhan Pengurus FOR SANTRI, Ini Harapan Plt Bupati Tulungagung
Pembangunan Sekolah Rakyat Tulungagung masuk dalam tahap III. Rencananya proses pembangunan akan berlangsung antara enam sampai tujuh bulan.
"Kurang lebih pembangunan butuh waktu enam sampai tujuh bulan. Bulan Oktober nanti akan mulai dibangun," pungkasnya.