jatimnow.com - Sebuah kandang ayam di di Dusun Pijombo RT 2 RW 11 Desa Wonosari, Kabupaten Malang roboh dan menewaskan dua pekerja, Selasa (24/2/2026) pagi.
Pekerja bangunan tewas tertimpa material besi dan kayu yang menopang struktur utama kandang. Mereka terkubur di antara reruntuhan, sedangkan sebagian pekerja berhasil menyelamatkan diri, meski menderita luka-luka.
Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, insiden robohnya kandang ayam berukuran besar terjadi sekitar pukul 09.19 WIB. Insiden itu disebabkan karena tebing bagian belakang utara kandang amblas, akibat tak mampu menahan beban kapasitas kandang yang berlebihan.
Baca juga: Melihat Aktivitas Ibadah Warga Binaan Lapas Malang di Bulan Ramadan
"Itu di kandang ayam milik Pak Wawan ambruk dikarenakan bagian belakang utara mengalami amblas, kapasitas yang berlebihan. Total kapasitas kurang lebih 25 ribu ekor ayam, dengan ukuran 12 kali 50 meter," kata Sadono Irawan, saat ditemui di lokasi.
Baca juga: Bocah 13 Tahun di Malang Hanyut Terbawa Arus Saluran Air
Ketika kandang berukuran 12 x 50 meter roboh, terdapat sejumlah orang pekerja yang tengah beraktivitas di kandang milik Wawan. Empat pekerja berhasil menyelamatkan diri dan berlari ketika kandang roboh, sedangkan dua orang tertimpa reruntuhan bangunan.
Tiga orang luka-luka dievakuasi ke puskesmas terdekat, dua orang meninggal dunia. Satu korban tadi yang sempat dinyatakan hilang ditemukan meninggal atas nama Rian asal Lumajang, satu korban meninggal lagi atas nama Thomas asal Kromengan, Kabupaten Malang.
Baca juga: Jadi Tim Teraktif di Bursa Transfer, Arema FC Mulai Tuai Hasil Positif
Dua jasad pekerja dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan. Tiga pekerja lain yakni Yanto, Yanuar, dan Roni asal Pijombo, serta Yono asal Madiun masih menjalani perawatan di puskesmas karena luka ringan usai tertimpa struktur bangunan kandang.
Kasus robohnya kandang ayam itu kini tengah dalam penyelidikan. Tim dari kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memintai keterangan saksi dan pemilik kandang.