jatimnow.com - Sebuah nama unik disematkan di Rumah Sakit (RS) baru milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Adalah Hospitel Bantarangin.
Nama Hospitel Bantarangin itu, sempat menjadi perdebatan baik di media sosial maupun di kalangan masyarakat Ponorogo.
Dalam penulisannya, Rumah Sakit Type D itu Hospitel Bantarangin bukan Hospital Bantarangin. Hal itu bukan salah tulis atau sebuah typo.
Baca juga: Bukan Gedung Baru, Begini Strategi RS Kemenkes Surabaya Tingkatkan Mutu Layanan
Pantauan di lokasi, memang benar bahwa tulisannya Hospitel Bantarangin. Sepekan yang lalu masih bertuliskan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bantarangin.
Lokasi rumah sakit berplat merah itu sebelah barat pertigaan Sumoroto sisi sebelah utara. Dulu merupakan puskesmas Kauman.
Lalu bagaimana kebenarannya?
Baca juga: Waron Hospital Surabaya Hadir dengan Konsep Smart Hospital Bernuansa Premium
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menyebut bukan kesengajaan. Namun memang dirinya memberikan nama rumah sakit Type D itu Hospitel Bantarangin.
“Itu bukan salah penulisan. Tidak typo lo ya, memang sengaja menulis Hospitel,” ujar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Kamis (28/9/2023).
Secara psikologi, kata dia, jika pasien yang masuk rumah sakit semula tidak terlalu parah menjadi parah. Sehingga dia berusaha merubah pemikiran itu
Baca juga: Mitra Keluarga Surabaya Kenalkan Teknologi CT scan Somatom Force
“Kita mencoba merubah pemikiran itu. Masuk rumah sakit sama dengan Hospitality. Di sana (Hospitel) terlayani dengan ramah, kemudian nyaman, kemudian ada senyum yang ramah di front office,” katanya.
Sehingga, kata dia, mereka yang masuk ke Hospitel Bantarangin tidak terlalu parah bisa sembuh. Dia memilih memakai Hospitel, bukan Hospital.
“Kalau Hospital nanti kemlintimen (terlalu gaya). Ya akhirnya Hospitel. Yang dipakai A bukan E. Pelayanannya mirip-mirip hotel,” pungkasnya.