Pixel Code jatimnow.com

Banjir Bandang Terjang Desa di Banyuwangi, Tinggi Air Mencapai 80 Cm

Editor : Arif Ardianto   Reporter : Hafiluddin Ahmad
Warga menyelamatkan diri dan benda-benda ke tempat lebih tinggi
Warga menyelamatkan diri dan benda-benda ke tempat lebih tinggi

jatimnow.com - Banjir bandang terjadi di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (25/11/2018). Aliran air dari sungai Badeng yang berada di Desa Alasmalang meluap membawa material lumpur, batang bambu hingga pohon.

Sucipto (32), salah seorang warga mengatakan, sejak pukul 16.00 Wib air di sungai Badeng sudah terlihat besar. Tak lama setelah itu meluap. Air bercampur lumpur menggenagi pemukiman warga dengan ketinggian 50 hingga 80 centimeter.

"Sekitar jam 4 sore air sudah meluap. Gak lama langsung naik," ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (25/11/2018).

Baca juga: Banjir Bandang di Banyuwangi, Warga: Batu Besar Seukuran Mobil Hanyut

Baca juga:
Siaga Banjir, Gubernur Khofifah Kunjungi Warga Terdampak di Lamongan

Dia menceritakan, awalnya hanya air yang naik dan masuk ke beberapa rumah warga. Namun tak berlangsung lama membawa lumpur dan batang-batang pohon.



"Air mulai besar sekitar habis Maghrib," katanya.

Baca juga:
Terdampak Banjir, Siswa di Lamongan Inisiatif Bersihkan Sungai Dari Eceng Godok

Dari pantauan di lokasi, hingga pukul 20.35 Wib, hujan masih mengguyur, namun air dari banjir bandang ini mulai surut.

Belum ada konfirmasi resmi berapa jumlah rumah yang tergenang air atau yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang tersebut.




Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam