jatimnow.com – Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Bambang Pramujati menyambut positif penyelenggaraan Jotosen Metafora Golf Tournament 2026. Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ITS ke-66 tersebut, diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memperluas jejaring dan memperkuat kolaborasi antar alumni perguruan tinggi.
Menurut Bambang, turnamen yang digelar secara rutin oleh Persatuan Golf Alumni (PGA) ITS tersebut menjadi sarana mempertemukan alumni dari berbagai perguruan tinggi. Bahkan, kegiatan itu juga membuka ruang bagi peserta dari kalangan non-alumni untuk membangun hubungan dan kerja sama.
"Harapan kami networking semakin besar dan semakin luas. Sekarang tidak mungkin kita bekerja sendiri. Kita pasti membutuhkan banyak orang untuk bisa bekerja sama. Ini salah satu medianya," ujarnya, Sabtu (7/11/2026).
Bambang menjelaskan, penyelenggaraan Jotosen Metafora setiap tahun menunjukkan antusiasme peserta yang terus meningkat. Namun, jumlah peserta tetap disesuaikan dengan kapasitas lapangan golf yang tersedia.
Hari ini pertandingan berlangsung di dua lapangan, yakni Bukit Darmo Golf Surabaya dan Golf Graha Famili. Sementara itu, pertandingan berlanjut di Ciputra Golf pada Minggu (8/11/2026).
Bambang menyebut, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempertemukan pimpinan perguruan tinggi. Sejumlah rektor dijadwalkan bergabung dalam kegiatan di Ciputra Golf pada Minggu.
"Besok mungkin ada 12 rektor yang akan bergabung dalam acara di Ciputra. Sebenarnya mereka mestinya hari ini, tetapi sedang ada acara di Malang. Jadi, kami jadwalkan besok bersama sejumlah rektor dan perwakilan kampus," jelasnya.
Sebelumnya, panitia menyampaikan Jotosen Metafora Golf Tournament 2026 diikuti 540 pegolf dari berbagai daerah di Indonesia. Turnamen ini juga menghadirkan kategori junior sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi atlet golf.
Selain menjadi wadah silaturahmi dan jejaring alumni, Bambang mengungkapkan ITS juga terus mendorong pengembangan olahraga golf di lingkungan mahasiswa.
Menurutnya, ITS telah memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Golf yang berdiri sekitar dua hingga tiga tahun terakhir. Keberadaan UKM tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengenal dan mengembangkan kemampuan di cabang olahraga golf.
"ITS sekarang sudah ada UKM Golf Mahasiswa. Ini memang kami dorong agar mahasiswa mulai belajar golf. Karena golf sekarang sudah bisa diterima banyak kalangan. Selain olahraga, golf juga menjadi tempat untuk berdiskusi, bernegosiasi, dan menjalin networking," tuturnya.
Tidak berhenti di situ, ITS juga tengah menyiapkan rencana pembangunan fasilitas driving range di lingkungan kampus. Fasilitas tersebut nantinya diharapkan dapat mengakomodasi mahasiswa yang ingin berlatih golf tanpa harus selalu pergi ke lapangan komersial.
Baca juga:
Penyadapan Gawai Makin Sulit Dideteksi, Pakar ITS Ungkap Bahayanya
Bambang mengatakan, lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut sebenarnya sudah disiapkan. Namun, ITS masih mencari peluang kerja sama dengan alumni maupun mitra yang bersedia menjadi investor.
"Lahannya sebenarnya sudah kami siapkan. Sekarang kami sedang mencari mitra atau alumni yang bisa bekerja sama dan berinvestasi untuk pembangunan fasilitas tersebut," ungkapnya.
Meski demikian, dia belum dapat memastikan kapan pembangunan driving range tersebut akan dimulai. ITS masih mempertimbangkan skema kerja sama dan kesiapan investasi sebelum merealisasikan rencana itu.
Di sisi lain, Bambang juga menyoroti potensi mahasiswa ITS yang memiliki prestasi di bidang olahraga golf. Dia mengaku menemukan sejumlah mahasiswa yang ternyata merupakan atlet berprestasi, termasuk mereka yang memiliki rekam jejak di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
ITS berkomitmen memberikan dukungan agar para mahasiswa tersebut dapat terus mengembangkan karier olahraga sekaligus menyelesaikan pendidikan akademiknya.
"Kami akan memfasilitasi agar mereka bisa terus mengembangkan kariernya. Kalau memang harus mengikuti PON, tentu ada afirmasi yang perlu kami lakukan. Misalnya, ketika mereka harus fokus latihan, perkuliahannya juga harus kami dukung agar karier olahraganya bisa meningkat," katanya.
Baca juga:
Atlet Junior Bakal Bertarung di Jotosen Metafora Golf Tournament 2026
Bahkan, ITS membuka peluang pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang mampu menunjukkan prestasi di bidang olahraga.
"Insyaallah kalau beasiswa tidak ada masalah. Kami dengan senang hati bisa memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi," pungkas Bambang.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya ITS dalam mengembangkan potensi mahasiswa, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga olahraga. Terlebih, sejumlah atlet junior yang terlibat dalam rangkaian Jotosen Metafora Golf Tournament 2026 diproyeksikan menjadi bagian dari persiapan kontingen Jawa Timur menuju PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Peserta Jotosen Metafora Golf Tournament 2026 berfoto bersama usai mengikuti turnamen di Bukit Darmo Golf, Surabaya. (Foto: Fatkur Rizky/jatimnow.com)
URL : https://jatimnow.com/baca-88932-rektor-its-dorong-jotosen-metafora-jadi-wadah-kolaborasi-alumni