Pixel Code jatimnow.com

Video Bocah Ngopi Sambil Merokok Viral, Polisi: Hentikan Penyebarannya

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Erwin Yohanes
Bocah yang viral sedang ngopi dan merokok
Bocah yang viral sedang ngopi dan merokok

jatimnow.com - Polisi mewanti-wanti agar masyarakat tidak ikut serta menyebarluaskan video bocah ngopi sambil merokok. Sebab, jeratan ITE bisa saja diterapkan kepada penyebarnya.

"Miris melihatnya. Karena usia segitu merupakan pembentukan karakter anak," ungkap AKP Ruth Yeni, Kanit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya, perilaku anak seperti itu, tidak serta-merta dilakukan anak secara alami. Melainkan anak tersebut telah meniru apa yang dilakukan orang-orang terdekatnya.

"Perilaku itu merupakan cerminan lingkungan terdekat anak," tegas Ruth Yeni.

Secara hukum, siapa saja yang bisa dijerat pidana dalam peristiwa tersebut? "Sejauh ini belum ada pidana kalau cuma lihat gambar atau video merokok dan ngopi," beber Ruth Yeni.

Baca juga:
Aksi Pencurian Motor di Malang Terekam Kamera CCTV, Pelaku Diduga Masih Bocah

"Tapi, bisa jadi saat video itu di share secara luas, mungkin (jeratannya) bisa pakai UU ITE," sambungnya.

Untuk itu Ruth Yeni mengimbau agar masyarakat berhenti share video yang memperlihatkan perilaku kurang pantas. Karena video-video seperti itu, berpotensi ditiru oleh anak-anak lainnya.

Baca juga:
Bocah di Lamongan Meninggal Dunia Tercebur Kolam

"Kalau sudah terima video itu, berhenti share. Jangan diteruskan dan disebar luaskan lagi ke orang lain. Apalagi di media sosial," pungkas Ruth Yeni.

SIG Perketat Budaya K3 Lewat New CLSR
Ekonomi

SIG Perketat Budaya K3 Lewat New CLSR

Di tengah lonjakan angka kecelakaan kerja nasional, SIG berhasil mencatatkan nihil fatalitas pada 2025 melalui penguatan budaya keselamatan kerja.