Pixel Code jatimnow.com

OPM Serahkan Senjata di Jayapura dan Puncak Jaya, Pilih Kembali ke NKRI

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
Sejumlah pimpinan dan anggota TPNPB-OPM menyerahkan 7 senjata api ke Kogabwilhan III TNI di Papua usai menyatakan ikrar setia kembali ke NKRI. (Foto: Dinas Penerangan TNI)
Sejumlah pimpinan dan anggota TPNPB-OPM menyerahkan 7 senjata api ke Kogabwilhan III TNI di Papua usai menyatakan ikrar setia kembali ke NKRI. (Foto: Dinas Penerangan TNI)

jatimnow.com - Gelombang penyerahan diri eks kombatan Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali terjadi. Sejumlah pimpinan, tokoh, anggota, hingga simpatisan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) memutuskan meletakkan senjata dan menyatakan setia kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Sabtu (26/9/2026).

Langkah tersebut ditandai dengan penyerahan tujuh pucuk senjata api organik beserta amunisi kepada personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) di dua wilayah berbeda, yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Puncak Jaya.

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengonfirmasi penyerahan diri tersebut. Menurutnya, aksi penyerahan senjata secara sukarela ini dipicu oleh kesadaran para mantan anggota OPM yang menolak berlanjutnya aksi kejahatan kemanusiaan di tanah Papua.

"Mereka mengaku tidak sanggup lagi mengikuti paham radikalisme TPNPB-OPM. Berbagai tindak kekerasan mulai dari perampokan hasil bumi, pembakaran fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah, hingga aksi kriminalitas terhadap perempuan dan anak-anak sudah tidak bisa diterima akal sehat," ujar Lucky di Jayapura.

Di Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, enam orang yang terdiri dari pimpinan dan anggota, masing-masing berinisial L-K, Y-K, N-K, S-J, Y-G, dan O-K, menyerahkan tiga senjata api kepada Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi.

Barang bukti yang diserahkan meliputi satu pistol jenis FN, satu revolver, satu pistol rakitan, satu magazin, serta 17 butir amunisi kaliber 9 mm.

Pada lokasi berbeda, penyerahan empat senjata api lainnya berlangsung di Halaman Kodim 1714/Puncak Jaya.

Baca juga:
4 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI di Intan Jaya Papua

Koordinator Lapangan OPM Kodap XXVIII/Yambi berinisial K-T bersama tiga anggota OPM Kodap X/Tolikara (B-T, B-E-T, dan L-T) menyerahkan senjata secara langsung kepada Pangkoops Habema Brigjen TNI Riyanto.

Jenis senjata yang diserahkan di Puncak Jaya terdiri dari satu senapan serbu AR-15 kaliber 5,56 mm, satu revolver kaliber 9 mm, satu pistol Trailside Sig Arms kaliber .22 LR, serta satu pistol Combat kaliber 9 mm.

Seluruh mantan anggota OPM tersebut kini telah berstatus sebagai warga sipil setelah menyelesaikan prosesi pengucapan ikrar setia kepada NKRI.

Sementara itu, tujuh senjata api beserta amunisi pendukung disita personel TNI sebagai barang bukti resmi.

Baca juga:
Detik-Detik Buronan TPNPB-OPM Ditangkap di Bandara Dekai Yahukimo

Menanggapi dinamika keamanan di timur Indonesia, Kogabwilhan III menegaskan komitmen penegakan hukum yang profesional dengan mengedepankan Aturan Pelibatan (Rules of Engagement) serta penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

Kendati demikian, tindakan tegas tetap disiapkan bagi pihak-pihak yang terus melakukan aksi teror terhadap masyarakat.

"Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi (salus populi suprema lex esto). Kami mengimbau saudara-saudara kita yang masih berada di dalam hutan dan pegunungan Papua untuk segera kembali dan bersama-sama membangun daerah ini," tutup Lucky.